coba klik new post dari bar di atas (jika sudah login wordpress). dapatkan ini :
atau pergi ke http://wordpress.com/#!/post/
keren dan ringan. sayangnya saat saya coba, tombol upload foto tidak bekerja.
ditulis sebagai catatan pengingat. asumsi, menggunakan modem speedy (192.168.1.1) dan jaringan lokal 192.168.10.xx. salah satu client yang diatur bandwithnya adalah 192.168.10.2
1. Menambahkan password
$/password
old password:
new password:*****
retype password:******
2. Memberi nama pada interface
/interface set 0 name=speedy
/interface set 1 name=local
3. Memberi nama hostname
/system identity set name=routermikrotik
4. Set IP Address
/ip address add interface=speedy address 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0
/ip address add interface=local address 192.168.10.1 netmask 255.255.255.0
5.Set Gateway
/ip route add gateway=192.168.1.1
6. Set NAT
/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=speedy
7. DNS server
/ip dns set primary-dns=8.8.8.8 allow-remoterequests=yes
8. Manajemen Bandwith
/ip firewall mangle add chain=prerouting src-address=192.168.10.2 dst-address=0.0.0.0/0 action=mark-connection new-connection-mark=client01-con passthrough=yes
/ip firewall mangle add chain=prerouting action=mark-packet new-packet-mark=client01 passthrough=yes connection-mark=client01-con
/queue tree add name=client01-up parent=speedy packet-mark=client01 limit-at=64k max-limit=512k
/queue tree add name=client01-down parent=local packet-mark=client01 limit-at=64k max-limit=512k
4 perintah diatas diulang untuk alamat IP lain dengan penyesuaian.
perangkat virtualisasi seperti virtualbox atau vmware sangat membantu dalam banyak hal. mari kita bermain-main sedikit.
jadi kondisinya begini.
- saya tidak punya routerboard
- saya hanya punya 2 komputer yang tidak kuat menjalankan vmware/virtualbox banyak2. sebuah PC-mac gadungan dan netbook berisi archlinux. asumsinya, setiap komputer hanya kuat menjalankan 1 OS virtual.
topologi yang ingin saya terapkan hanya routing sederhana dari 2 lingkungan berbeda, yang berarti membutuhkan minimal 3 komputer. 1 sebagai router, 1 sebagai komputer kelompok IP x, 1 lagi sebagai komputer kelompok IP y. sebenarnya, jika dipaksakan, komputer saya masih bisa dipasang 3 OS virtual dan jalan simultan. tapi sangat berat memang, lagi pula mempraktikkan sambil bermain bayang2 (karena perangkat mikrotik tidak benar-benar ada) lumayan bikin pusing. tentu saja tidak sulit mengubah PC biasa menjadi router, tapi yang saya maksud di sini, mikrotiknya virtual, tetapi port-port UTP-nya nyata, bisa kita sentuh dan OS host berikut data tidak terganggu.
mengapa tidak menginstall mikrotik secara native?
- karena ini komputer pribadi untuk keperluan sehari-hari, sebuah netbook dengan 1 port UTP dan 3 port USB.
- jika install native, hanya ada 1 port UTP, sementara USB2UTP tidak dikenal di mikrotik
dalam kasus ini, saya ingin punya sebuah ‘routerboard’ dengan 4 port, itu setara RB750 dengan performa yang lebih baik, menggunakan routerOS 5.xx trial 24 jam. sebenarnya, untuk belajar, versi routerOS ini tidak terlalu merepotkan dengan limit waktunya. bisa diakali dengan backup konfigurasi. sesering mungkin backup sistem dan unduh berkasnya. jika lewat batas waktu hanya perlu 3 langkah kecil. install ulang > konfigurasi IP salah satu interface > upload dan restore berkas backup. dan semua kembali seperti sebelumnya.
yang dibutuhkan untuk routerboard rakitan ini selain komputer adalah 2 atau 3 buah USB2UTP, jumlah tergantung kebutuhan.
pastikan semua USB2UTP bekerja dan semua interface di-up, tetapi tutup semua koneksi. saya menggunakan arch linux, dan networkmanager bawaan gnome tidak bekerja normal dengan mode bridge di virtualbox. matikan daemon networkmanager dan gunakan netcfg. buat 4 berkas di /etc/network.d/, salah satunya misal bernama bridge0 yang isinya :
INTERFACE=”br0″
CONNECTION=”bridge”
DESCRIPTION=”Virtualbox Bridge”
PRE_UP=”ip link set dev eth0 promisc on”
BRIDGE_INTERFACES=”eth0″
IP=”no”
untuk berkas selanjutnya, ikuti penomoran, berkas bridge1 untuk eth1, bridge2 untuk eth2. kemudian aktifkan semuanya.
sudo netcfg bridge0
dan seterusnya. ini bertujuan menjembatani interface virtual langsung ke perangkat kerasnya.
buka virtualbox dan pilih mode bridge untuk jaringannya. Adapter network 1 dengan bridge0 dan seterusnya. setelah routerOS terpasang, kita akan mendapati semua interface mikrotik siap.
/interface print
yep, mikrotik siap digunakan dan anda bisa memperlakukan setiap port sebagai ‘routerboard’ sudah ada, bagaimana dengan lingkungan jaringan untuk routing? anda butuh 1 komputer lagi dengan 2 port UTP plus kabel2 UTP yang pendek dan menerapkan konsep yang sama. komputer host sebagai komputer kelompok IP x menggunakan eth0, sedangkan komputer guest (bridge ke eth1) sebagai komputer kelompok IP y. host dan guest tidak berhubungan langsung, melainkan melalu port mikrotik. tinggal diatur routingnya.
yup, hanya dengan 2 komputer, kita punya mikrotik setengah nyata dan lingkungan jaringan kecil untuk praktek.
Siilakan kunjungi : http://colemak.com

Dulu saya keras kepala, masih bertahan dengan cara mengetik lompat-lompat, tanpa menggunakan kelingking dan jempol, dan meraih sekitar 40 kata per menit. Setelah chatting langsung dengan seorang kenalan dan menyaksikan secara realtime kecepatan mengetiknya mencapai 120 WPM (dulu ada apps di facebook untuk balapan mengetik dengan ilustrasi mobil balap) dalam bahasa Inggris, saya mulai belajar mengetik 10 jari. Saya sering menganggap masalah ketik-mengetik ini sebagai sebuah permainan, mencoba menantang diri sendiri. Saya suka gtypist, yang banyak membantu saya meningkatkan kecepatan mengetik dan juga apps2 untuk menantang seseorang di internet dalam adu cepat. Mungkin kebawa2 kebiasaan bermain rubik’s cube.
Sampai akhirnya saya mencapai rata 90 WPM saat menulis sebuah lirik lagu atau kata-kata yang saya hafal di luar kepala. Ini membantu saya di banyak hal, terutama pekerjaan. Tetapi kadang-kadang tangan terasa sakit, ruas di pergelangan tangan kiri, di belakang jari tengah, manis dan kelingking. Saya sempat berniat mengganti ke layout keyboard lain, dvorak, tetapi menundanya setelah percobaan pertama yang sangat sukar. Lagi pula, ketika saya mencopot tombol-tombol dari papan ketik di komputer jinjing saya, saya menemukan bahwa tombol karakter ‘Z’ berbeda ukuran dengan tombol ‘?’, padahal di skema keyboard dvorak, posisi ‘Z’ ada di ‘?’. Mengecewakan memang.
Lama kemudian, di salah satu kopdar kaipang, saya kagum sama Pak Ajoeh, yang bisa menggunakan 2 layout keyboard, qwerty dan colemak, dengan kecepatan stabil. Malam itu juga saya langsung congkel semua tombol papan ketik dan menggantinya ke layout colemak. Seperti percobaan pertama di dvorak, colemak juga sangat sukar. Pak ajoeh bisa beradaptasi dengan cepat, semingguan katanya. Maka saya seharusnya juga bisa.
Dua minggu ini saya menggunakan keyboard Colemak, yang diklaim lebih ergonomis ketimbang qwerty. Di banyak review, dvorak masih lebih baik dari colemak, tetapi satu-satunya alasan yang saya pikir colemak lebih mudah karena membiarkan tombol zxcv yang mana benar-benar berguna untuk pekerjaan cepat.
Bagaimana proses adaptasi?
Saya mencoba mengingat-ingat ketika pertama kali mengetik, yaitu saya melihat keyboard. Saya menggunakan gtypist untuk pembelajaran tanpa lihat keyboard, dan setiap harinya masih mengetik dengan cara melihat papan ketik. Sangat menyiksa memang, tetapi saya yakin ini hanya masalah waktu.
Tombol yang paling sulit adalah S dan R. S hanya dipindah satu tombol ke kanan dan R menggantikan posisinya. Setiap mengetik S, selalu tertekan R. Sementara tombol lain tidak begitu sulit. Ketika sedang menggunakan colemak tiba-tiba menggunakan komputer lain yang qwerty, adaptasinya cukup sulit, begitu juga sebaliknya ketika balik ke colemak.
Semoga saya bisa konsisten.
Oya, migrasi ke colemak ini membawa beberapa perubahan besar, salah satunya, orang yang biasa pinjam laptop makin sungkan minjam setelah sempat bingung dengan skema papan ketik yang baru.
sedikit proyek kecil. kalau coba2 buka facebook di kantor –>
sebuah server diaktifkan untuk http sekaligus DNS server (BIND) dengan domain facebook.com dan di mikrotik dibuat script terjadwal untuk mengganti DNS tersebut.
update : kecuali bagian script terjadwal di mikrotik yang mengatur pergantian DNS, cara ini cocok untuk blokir permanen. penggantian DNS di mikrotik tidak langsung berpengaruh ke komputer klien. browser masih menyimpan dan menggunakan cache lama.
padahal dirilis tahun 2010, BBC series, tapi saya baru tahu sekarang. thanks mimi atas linknya.
Sherlock adalah film seri detektif yang berbasis tulisan Sir Arthur Conan Doyle namun mengambil latar setting modern. saya tidak keberatan dengan ini ketimbang apa yang ada di film layar lebarnya.
Film seri ini dikerjakan cukup keren dan serius. tokoh yang memerankan sherlock lebih jangkung watson, sesuai dengan deskripsi di buku. meski latarnya abad 21, detil2 kasus tetap dibawa dalam film2 ini. beberapa hal yang digantikan tetapi tetap pada konsep yang masa. misal di bukunya, saat Sherlock Holmes mencuri foto dari Irene, Watson membantu dengan teriakan kebakaran, tetapi di film seri ini, Watson membakar kertas majalah sehingga alarm otomatis milik hotel berbunyi. Berbeda tetapi sama. Pemeran Holmes (Benedict Cumberbatch) berakting sangat apik, tingkah lakunya benar-benar sesuai dengan yang di buku, meski pun saya agak ragu rambut Holmes yang sebenarnya sekeriting itu.
jika anda penggemar buku-buku Arthur, anda boleh kecewa dengan versi layar lebarnya, tetapi dijamin tidak dengan yang ini.
yah, saya baru dapat lensa fix nikkor 55mm dengan bukaan terbesar 2.8, jadul dan manual fokus. saat saya terima, kondisinya sangat buruk, kotor, jamuran, dan yang paling parah, diafragmanya macet di bukaan paling besar, yaitu 2.8.
awalnya saya tidak begitu peduli karena baru pertama kalinya pegang lensa bukaan besar. lensa dengan bukaan besar punya dof yang sempit dan bokeh lebih keras. tapi lama-lama jadi jengkel juga, bukaan 2.8 sangat sulit dapat fokus, mana manual pula.
dugaan saya, diafragma ini macet karena disimpan dalam waktu lama di posisi f2.8. seharusnya disimpan dengan posisi 22/32 (paling kecil) sehingga pegas pir-nya tidak lemas dan macet. lensa ini punya ring untuk posisi diafragma jadi bukan tidak mungkin kita lupa memutar kembali jika menggunakan bukaan manual.
akhirnya bongkar-bongkar. berikut tangkapan kamera.
bongkarnya lumayan gampang, bautnya tidak terlalu banyak. tidak disarankan membongkar daleman gir mekanik fokus, masang kembali luar biasa sulit.
ternyata, debu adalah penyebab dari masalah ini, sayap-sayap diafragma penuh dengan minyak dan debu yang bercampur ditambah pir penarik yang daya pegasnya hampir hilang. setelah dibersihkan dan diberi pelumas baru dan pir pegas penarik dipendekkan (sehingga daya tarik lebih kuat), diafragma bergerak lancar dan posisi f32 menjadi default.
sebelum dipasang kembali sekalian bersih2 jamur.
btw, tulisan ini diketik di keyboard layout colemak, bukan qwerty. saya sedang dalam proses migrasi.
kode sudah disesuaikan untuk python3, sehingga bisa jalan langsung di kebanyakan OS linux modern.
yoi, saya sudah menemukan cara agar apapun kata yang kita masukkan, indonesia maupun english, otomatis dicarikan. kelihatannya seperti mendeteksi kata, tetapi sebenarnya tidak. melainkan dengan menggabungkan berkas bahasa indonesia dan english ke dalam satu berkas dan pencarian dimulai dari awal sampai akhir, jika tidak ditemukan diberikan pesan ‘kata yang dimaksud tidak ditemukan’
ternyata ini mudah, cuma gegara rendahnya tingkat inteligensi dan sedikitnya waktu buat main-main, baru ketemu sekarang.
berikut skrip.
def terjemah(kata):
hasil='tidakada'
teks=open('universal.dict','r')
for line in teks:
x=line.split()
y=x[0]
if y == kata:
hasil=(line)
if hasil != 'tidakada':
print(hasil)
else:
print('tidak ada kata yang dimaksud')
inputkata=input('masukan kata : ')
katalowercase=inputkata.lower()
terjemah(katalowercase)
penjelasan :
nah, kelemahannya, bagaimana kalau ada kosakata bahasa indonesia dan english yang sama? saya belum pikirkan kira-kira kosakata yang mana itu.
barangkali nyenyak memang
namun terulang lagi seperti yang sudah-sudah
disebutnya terlalu
kami ini pemuda-pemuda yang tersiksa oleh impian sendiri
sesuatu yang tak habis namun tak semu
tangan-tangan kami kotor
otak kami tak cukup kenyal
diseruduk hasrat hingga muncrat
kami menjura kami merangkak
kami gagal, kadang-kadang sambil memeluk waktu
dan menangis untuk diri kami sendiri, berharap mati muda
o kawan barangkali kamu bakal tertawa lagi
macam melihat kami mengejar ekor sendiri
silakan
masalahnya, kami sudah terlanjur bertaruh untuk semua ini
gerakan ini dicetuskan oleh antitankproject di jogja. gambar diambil di jalan udayana, Mataram. tidak seperti poster2 menolaklupa yang disebar di tempat lain dengan cara difotocopy kertas kemudian tempel, wajah Alm Munir ini dipilox langsung dengan teknik cutting mal, sehingga permanen sampai pihak PU kota Mataram mengecat kembali.
barangkali poster2 ini tidak akan membantu mengangkat kembali kasus munir yang belum tuntas, tapi ia menjadi pengingat untuk kita bahwa keadilan di negara ini masih bobrok.
Comments