Wah…Mataku jadi Ples

piko_thinking_seriousJadi teknisi : sedang serius otak-atik laptop acer yang lama, punya orang. Masalah : partisi hdd tidak terdeteksi.

piko_thinking_bad
Failed : stress karena gagal memperbaiki (ternyata masalahnya di BIOS, bodohnya).

Setelah 2 tahun lepas kacamata, saya jadi nyesel. Waktu periksa di dokter, eh bukan min-nya turun, tapi malah jadi plus. Sudah plus, dimarahi ortu pula. Bener-bener nyesel. Saya kembali harus pakai kacamata bulat dan terlihat lebih bodoh dari sebelumnya. Jadi nobita deh. Mata kiri saya plus 2 sedangkan mata kanan plus 1,5. Kata si dokter, mata saya jadi plus karena terlalu sering dan dekat memandang layar monitor komputer atau TV tapi jarang melihat objek yang jauh. Memang, pada kenyataannya, saya menatap layar monitor komputer dalam jarak sekitar 15 cm dan lebih dari 5 jam sehari. Setelah kacamata bodoh ini saya pegang, saya baru sadar mata saya memang bermasalah. Kalau saya membaca buku atau layar monitor tanpa mata saya berakomodasi lebih (dipaksakan) atau dengan kata lain memandang dengan biasa-biasa, tulisannya terlihat blur atau kabur dan mata saya jadi cepat lelah. Tapi kalau lensa plus ini diletakkan di depan mata saya, semua terlihat lebih jelas dan jernih. Oh mataku.

Saya berusaha untuk selalu ingat memakainya. Tapi saya sedih harus memakainya ketika di sekolah, nggak PD dan pasti banyak yang ngolok-olok seperti saat saya baru kelas 1 SMA. Lagi kata si dokter, saya bisa meninggalkan kacamata saya dengan memakai lensa tambahan, yang ditempel langsung di bola mata saya. Saya pikir itu mengerikan karena harus lepas pasang beberapa hari sekali. Kan bahaya kalo mata saya kena sodok.

Saya sadar, betapa dua buah mata kita ini merupakan anugerah ALLAH yang luar biasa dan tidak tergantikan oleh teknologi manapun. Saya yakin di masa depan pun, ketika kursi tempat kita duduk sudah bisa terbang melayang 2 inci dan membawa kita kemana saja atau ketika angkasa sudah semrawut oleh lalu lintas mobil terbang, tidak akan ada teknologi untuk mengembalikan sepenuhnya kebahagiaan orang buta. Bayangkan saja bila kita tidak bisa melihat. Jangankan buta, kabur seperti ini saja sudah menyedihkan rasanya. Kita memang harus pandai bersyukur apapun keadaan kita.

5 Responses to “Wah…Mataku jadi Ples”


  1. 1 fraxis 7 Januari 2009 pukul 12:43 PM

    aduduuh… makanya sering sering sering sering ke pante… ato pake teropong klo mau ngeliat kompi (ahk ahk ahk)

  2. 2 piko 8 Januari 2009 pukul 7:41 AM

    hiks..hikss.. T_T

  3. 3 wejick 29 Januari 2009 pukul 6:39 AM

    Kalo kacamataku ilang sejak satu tahun lalu. Sekarang sih pengen pake lagi tapi ilang n belum punya duit nih!

  4. 4 piko a.k.a. snivel 29 Januari 2009 pukul 3:07 PM

    beli ja kacamatadi pinggir jalan, 5000 dapet. hehehe… eh, tantangan blankon tu u lulus atw gak, jick?

  5. 5 imran 12 April 2011 pukul 1:00 AM

    kalau mau ganti kacamata kami siap melayani sampe datang kerumah,ganti frame ,ganti lensa,service kc mata,periksa mata gratis,cukup hub no ini 021 99639474,kami siap membantu anda.ces and credit


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 317,557 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: