Digital Fortress, A Novel with Unscientific Science

wah…copas lagi deh. saya ingin menulis sesuatu tentang digital fortress, novel dan brown yang lain, tapi nggak jadi setelah baca tulisan dari bosan.or.id ini. kalo kita tahu sedikit tentang komputer dan internet (seperti saya) novel ini bener-bener keren, tapi setelah baca di bawah ini maka novel keren ini jadi kelihatan bodoh sekali. selanjutnya adalah tulisan dari bosan.
aku berpendapat, dengan tingkat kebosanan menakjubkan.
meskipun aku menganggap ending da vinci code sangat *sangat* lah buruk, dan cerita malaikat & iblis sudah berhenti 114 halaman sebelum penulisnya berniat untuk itu, aku tetap menganggap dan brown sebagai penulis yang hebat. selain karena dia sukses mempertahankan ketegangan selama ratusan halaman, juga terutama karena kehebatan daya imajinasi dia yang liar. dan itu membuatku tidak berpikir panjang untuk membeli digital fortress, membacanya dengan kilat, dan dengan singkat pula merasa dikecewakan.
pertama, formula yang digunakan dan brown dalam setiap bukunya, selalu sama, membuat kita dapat memastikan siapa penjahat utamanya pada bab lima, bahkan sebelum tindak kejahatannya jelas. kemudian dia selalu menyebutkan tokoh-tokohnya memiliki kecerdasan luar biasa, tapi di sepanjang bukunya, yang kita lihat mereka lakukan hanyalah kebodohan, kebodohan, dan kebodohan. dan terakhir, yang paling utama, is this writer ever did some research ?
cerita dimulai dengan kematian seseorang, yang jika anda sudah membaca novel dan brown lainnya, pasti akan tahu bahwa dia dibunuh oleh seorang pembunuh profesional, yang juga akan mati beberapa saat sebelum akhir cerita nanti, dan dibayar oleh orang paling berkuasa di antara sedikit tokoh sentral di cerita ini.
dikisahkan si terbunuh ini, tankado, adalah seorang kriptografer yang berhasil membuat sebuah algoritma enkripsi baru yang tidak bisa dipecahkan. bahkan oleh TRANSLTR, sebuah superkomputer milik NSA yang dibuat khusus untuk melakukan brute-force attack tanpa peduli jenis algoritma yang digunakan. sebuah superkomputer yang memiliki tiga juta prosesor, tapi kemudian kita ketahui cuma tergantung pada sistem pendingin eksternal. how sloppy they are…
Menjelang tahun sembilan puluhan, kunci sandi terdiri atas lebih dari lima puluh karakter dan menggunakan seluruh alfabet ASCII yang berjumlah 256, terdiri atas huruf, angka, dan simbol. (hlm 36)
heh ? ASCII cuma punya 128 karakter….
Kelihatannya TRANSLTR telah memproses sebuah kode lebih dari lima belas jam. Susan mengetahui bahwa alat pengolah data komputer tersebut menguji lebih dari 30 juta kunci per detik—seratus miliar per jam. (hlm 46)
cuma segitu kemampuan TRANSLTR ?? kunci 64-bit memiliki kemungkinan kombinasi sebanyak 2 *pangkat* 64, sekitar … [ngeluarin kalkulator] 1,84 kali 10 pangkat 19. dengan kemampuan seratus miliar [10 pangkat 12] per jam, TRANSLTR baru akan bisa memecahkan kunci 64-bit dalam 18,4 juta jam. sama sekali tidak mendekati klaim susan, 10 menit.
Para ahli matematika dan pemrograman menciptakan alogaritma baru setiap hari. Ada ratusan jumlahnya di pasaran — PGP, Diffie-Hellman, ZIP, IDEA, ElGamal. (hlm 48)
waidaminit mr. brown. ada ratusan jumlahnya, kenapa nulis contoh sedikit pun salah ? cuma IDEA dan ElGamal dari lima yang disebut itu yang beneran algoritma enkripsi. apa yang dilakukan tiga nama lainnya di barisan ini ?
Susan menggelengkan kepalanya. “Menjalankan permutasi adalah sebuah prosedur standar. Tankado tahu Anda akan mencoba beberapa variasi sampai Anda menemukan sesuatu. NDAKOTA adalah perubahan yang terlalu mudah. (hlm 77)
tankado, ndakota. aku kira anagram cuma hobi robert langdon. ternyata hobi dan brown🙂
Tetapi kau menulisnya dalam salah satu bahasa hibrida sehingga aku tidak bisa menggunakannya. (hlm 80)
mm… ngomong gak bisa pake program dengan alasan tidak tahu bahasa yang digunakan untuk pemrogramannya, sama saja dengan ngomong gak bisa pake korek api karena gak tau cara nebang pohonnya. bagus, tuan wakil direktur NSA.
“Tidak mungkin!” Susan tercekat. Satu-satunya tersangka adalag Greg Hale, dan Susan cukup yakin dia tidak pernah memberikan kode privasinya kepada pria itu. (hlm 205)
duh. Ms. Susan, pimpinan divisi crypto NSA yang beberapa bab lalu baru mengakui memiliki mesin yang mampu memecahkan 64-bit kunci dalam 10 menit, dan percaya bahwa ahli kriptografi terbaik di seluruh dunia bekerja di bawahnya. perlukah anda sekaget itu waktu password anda yang terdiri dari *5 karakter* dibongkar rekan kerja anda ?
oh iya, lupa ngasih tau. susan, dan atasannya strathmore, berniat mencari kunci dari algoritma itu, yang menurut pengakuannya bahkan selama bertahun-tahun puluhan ahli NSA gagal membuatnya, kemudian membongkarnya, dan menambahkan celah tersembunyi di dalamnya dalam semalam. dan akhirnya, karena kode aslinya sudah didownload banyak orang, mereka harus memastikan setiap orang mendownload versi mereka, tanpa menyadari sudah ada celah di dalamnya. tapi, secara ilmiah, ini hanya bisa dilakukan jika strathmore ternyata adalah anak susan, dan susan tidak mengganggu proyeknya dengan membangunkan ayam jantan sebelum fajar menyingsing. *sigh*
sementara itu di belahan lain dunia, tunangan susan, david becker, mengetahui bahwa tankado dibunuh setelah melihat sebuah lebam ungu di dada tankado, yang rupanya terlalu kecil untuk dilihat kepolisian spanyol, sampai mereka memutuskan bahwa tankado mati karena serangan jantung. kemudian dia, yang membenci sepeda motor, akhirnya dengan sebuah vespa berhasil melakukan kejar-kejaran dengan mobil si pembunuh profesional *di dalam* landasan pacu sebuah bandara.
NSA heboh, algoritma itu tidak benar-benar ada. file milik tankado yang ada pada mereka ternyata worm yang berniat membukakan jaringan mereka supaya database mereka bisa diakses siapapun di dunia ini. malang besar bagi NSA, karena setiap pegawainya ternyata tidak mampu menghadapi kepanikan, IQ mereka masing-masing turun satu digit menghadapi masalah ini.
menurut jabba “the nut”, pimpinan system security mereka, akses dari internet dilakukan melalui jaringan global WWW, kemudian melalui penyaring-penyaring pengaman, yang diantaranya adalah dua set penyaring ftp dan satu untuk X11. c’mon friends… help me guess jabba’s IQ at this moment.
putus asa, direktur NSA memerintahkan mematikan bank data, dan jabba menjawab bahwa itu sudah terlambat. heeeellooooooooo people, jika anda tidak ingin rumah anda kecurian, anda tidak perlu meruntuhkan seluruh rumah, cukup kunci pintu dan jendela anda. hey, tidak perlu mematikan seluruh bank data, jabba! kamu baru bilang kalau kalian punya bastion host kan ?? kenapa tidak itu *saja* yang dimatikan ? atau jika kalian benar-benar desperate, kenapa tidak ambil kapak untuk memotong fiber optic yang kalian miliki, maka akan terputuslah kalian dari internet. dan jabba, benarkah membiarkan data bank terbuka lebar lama-lama , sama halnya dengan membiarkannya terbuka selama 20 menit sampai selemah itu menjawab terlambat ??
kemudian tim mereka menemukan banyak orphan dalam cacing milik tankado, mengumpulkan karakter-karakter yang ada pada orphan itu, dan mencoba berteka-teki. mmmmm………. orphan hanya akan terlihat *di dalam* source code. jika mereka bisa melihat isi source code si cacing, kenapa perlu berrepot-ria mencari orphan dan bermain teka-teki dengannya ? langsung lihat saja bagian menghentikan, dan masalah akan selesai.
ternyata karakter dalam orphan itu bisa adalah suatu bentuk enkripsi dasar, yang mereka sebut sebagai kotak caesar. yang saat melihat kotak itu, isinya langsung terbaca [that is, for you who won’t read this book is read as : prime difference between elements responsible for hiroshima and nagasaki] , dan aku langsung berpikir “oh.. nuklir yang dipake di dua tempat itu beda ya ?” tapi bahkan setelah terlambat membaca …
brinkerhoff : ini bahkan bukan sebuah pertanyaan!
Jabba: kita membutuhkan angka, kode pemusnah itu terdiri atas angka-angka.
susan : mungkin kode pemusnah itu berhubungan dengan jumlah korban, perkiraan biaya kerusakan dalam dolar… (hlm 538-539)
ugh, hello miss with IQ 170, don’t you know the word “responsible” ?
Susan berbalik ke arah Soshi. “Aku membutuhkan akses ke web. Apakah ada sambungan ke internet dari sini ?” (hlm 542)
oh… gak ada sus.. orang-orang yang pengen ngakses bank data itu masuk dari terowongan bawah tanah.
Soshi mengangguk, “Netscape adalah yang terbaik.” (hlm. 542)
buahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahhahahahaha
B) U-235, U-238, dan Plutonium (hlm. 544)
eeehh ada angka, jawabannya 3 ?? mm… berapa lama orang NSA bakal nyampe ke situ ya ?😀
akhirnya setelah membahas semua yang bisa dibahas dalam 12 halaman, mereka sampai juga ke angka itu, NSA pun terselamatkan, happy ending.😛
ironisnya, di akhir buku, penerjemah tanpa merasa bersalah menyertakan bukti otentik bahwa tema utama buku ini salah: ada kode yang tidak bisa dipecahkan. sebuah deretan angka berjumlah 16, tak salah lagi pasti untuk kotak caesar. dan angka-angka itu, hanya memiliki dua kemungkinan, nomer bab atau nomer halaman. tapi sayangnya, itu untuk buku edisi asli, takkan bisa dipecahkan oleh pembaca karya terjemahan. jadi, jangan habiskan waktu anda untuk mencobanya.
akhir kata, untuk penggemar suspense, jika anda bersedia melepaskan semua logika dan belum pernah membaca buku dan brown yang lainnya, ini adalah bacaan yang sangat bagus. untuk penggemar cerita misteri, there is nothing for you here, go away! dan untuk pembaca science fiction, demi perdamaian dunia, tolong jangan dekati buku ini🙂
ps. after a minute googling, bisa diketahui bahwa U235 dan U238 *keduanya* dipakai di hiroshima, nuklir di nagasaki menggunakan isotop P239. untungnya catatan yang ditemukan susan salah, jika tidak maka rahasia negara amerika serikat sudah menyebar, dan takkan ada happy ending.
hiroshima, nuklir di nagasaki menggunakan isotop P239. untungnya catatan yang ditemukan susan salah, jika tidak maka rahasia negara amerika serikat sudah menyebar, dan takkan ada happy ending.

1 Response to “Digital Fortress, A Novel with Unscientific Science”


  1. 1 Vatih 2 Januari 2011 pukul 2:08 AM

    Jawabannya apa donk?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 317,557 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: