Arsip untuk Maret, 2009

Linux Yang Mana?

Bagi anda yang baru berkenalan dengan Linux, pasti awalnya bingung dan menyadari bahwa Linux itu tidak hanya satu, tapi terpecah-pecah menjadi sedemikian banyak. Anda akan mendengar nama-nama asing seperti Debian, Slackware, Redhat, OpenSUSE, Ubuntu, Fedora, Mandriva, dan masih banyak lagi yang lain. Kebanyakan distribusi linux mempunyai dasar yang sama dari satu turunannya, misalnya Ubuntu dan PCLinuxOS. Kedua distribusi ini sama-sama turunan Debian dan sama-sama menggunakan paket .deb sebagai manajemen paket yang paling didukung. Jadi, saya hanya akan membahas beberapa distribusi besar berikut beberapa turunannya masing-masing.

Ada ratusan distribusi Linux di dunia ini dan anda tidak perlu mengetes satu-satu mana yang bagus. Dari distrowatch, ada lebih 800 distribusi Linux dan selalu bertambah setiap bulan. Mungkin anda tidak senang Linux yang mulai anda sukai ternyata terpecah-pecah seperti pecahan kaca. Saya awalnya juga tidak begitu senang. Tapi disinilah letak keunggulan linux, bahwa linux bisa dikembangkan oleh siapa saja. Distribusi disini maksudnya Linux dikembangkan untuk kebutuhan tertentu dan untuk pasar tertentu. Pada dasarnya semua distribusi adalah sama, karena berasal dari satu kernel yang sama yang dikembangkan Linus Torvalds. Yang membedakan hanyalah manajemen paket dan sedikit modifikasi di sana-sini dan pengklaiman bahwa distribusi ini dikembangkan oleh ini. Seiring pemahaman saya mengenai Linux, ternyata tidak ada bedanya kita memakai distribusi kuno macam Slackware atau Mandriva yang userfriendly. Saya bahkan bisa membuat sebuah distribusi dari Indonesia, BlankOn, yang tidak begitu besar, menjadi lebih baik, lebih keren, dan lebih userfriendly dari pada distribusi yang berbasis pada korporasi seperti Mandriva hanya dengan paket-paket dari repository. Pemilihan distribusi adalah hal yang mengasyikkan, seperti kita memilih kacang segala rasa ala Harry Potter. Apakah suka kacang rasa lendir kodok atau muntah. Ini hanyalah masalah selera. Nah, saya akan membahas distribusi-distribusi tersebut untuk membantu anda memilih mana yang terbaik bagi anda.

Slackware

Saya memilih Slackware yang pertama karena distribusi ini adalah distibusi linux yang tertua di dunia dan saya menganggapnya sebenar-benarnya linux. Bagi yang merasa dirinya pengguna linux sejati, slackware adalah pilihan tepat. Slackware menggunakan kernel asli dari pengembangan oleh Linus dan kawan-kawan, tidak seperti distribusi lain yang kernelnya dimodifikasi sedemikian rupa. Kuno dan ketinggalan jaman, itulah kesan yang dihadirkan slackware sebagai yang tertua. Tetapi tidak selamanya terlihat begitu. Anda bisa menginstal paket-paket tgz (manajemen paket slackware) untuk tampilan desktop agar terlihat lebih modern. Slackware menggunakan KDE sebagai desktop environmentnya. Slackware punya banyak turunan antar lain Slax, Vector Linux, Puppy, dan lainnya.

Debian

Debian adalah distribusi linux yang mengutamakan kestabilan. Saat ini anda tidak akan menemukan versi 8 atau 9 dari Debian. Karena sampai sekarang yang dirilis baru debian 4. sedangkan turunan debian sudah berkali-kali dirilis. Bahkan, selang waktu setiap rilis hampit 4 tahun. Sebuah konsekuensi untuk kata-kata stabil. Dalam distribusi debian, dikenal 3 pilihan, yaitu stable, testing, dan unstable. Stable dalam artian ini adalah aplikasi-aplikasi yang anda dapatkan sangat-sangat stabil dan dijamin tidak akan mengalami bug dan crash. Tapi aplikasi-aplikasi yang dimaksud di sini adalah aplikasi-aplikasi yang benar-benar kuno dan sudah melewati berbagai tahap pengujian kestabilan. Anda tidak akan puas kecuali anda memang mengutamakan kestabilan sistem. Testing berisi aplikasi-aplikasi yang sudah melewati pengujian awal dan sedang diuji lagi untuk dimasukkan ke paket stable. Biasanya adalah aplikasi-aplikasi yang tidak begitu baru. Anda ingin yang baru. Paket unstable berisi paket-paket yang paling baru di antara semua distro. Begitu sebuah paket dirilis oleh pengembang paketnya, maintainer paket debian langsung memasukkannya ke dalam paket unstable dan sudah bisa dipakai oleh penggunanya. Tapi pihak debian tidak menjamin mengenai gangguan kestabilan dari kelompok paket ini. Namun jangan artikan unstable sebagai tidak stabil. Dalam hal ini unstable berarti belum diuji secara serius oleh mantainer Deb. Menurut saya, Debian sangat cocok untuk server di samping Redhat. Turunan Debian antara lain Ubuntu, PC Linux OS, Knoppix, dan masih banyak lagi.

Redhat

Dulu redhat adalah distribusi linux paling populer di Indonesia. Awalnya Redhat adalah sebuah distribusi yang dikhususkan untuk jaringan dan server, jadi pemaketan untuk aplikasi-aplikasi desktop kurang diperhatkan. Kini sudah banyak pemaket pihak ketiga memasukkan paket desktop sehingga Redhat cocok untuk desktop. Kini redhat sudah dikomersialkan dalam paket Red Hat Enterprise Linux (RHEL) untuk server perusahaan-perusahaan besar. Bagi yang ingin mencoba Redhat, jangan takut karena Redhat punya anak yang bernama Fedora. Redhat yang dulunya gratis diserahkan perusahaan kepada komunitas untuk dikembangkan sendiri. Meski tidak didukung secara teknis, pihak Redhat menyumbangkan beberapa teknisi untuk pengembangan Fedora dan menganggap Fedora sebagai uji coba sebelum rilis-rilis RHEL. Turunan Redhat antara lain Fedora, Centos, Mandriva, Blankon 1, IGOS Nusantara (keduanya dari Indonesia), dan masih banyak yang lain.

OpenSUSE

OpenSUSE adalah distribusi Linux yang dikembangkan oleh Novell, sebuah perusahaan IT yang termasuk besar dan terkenal. OpenSUSE dikembangkan di Jerman dan menjadi standar di Eropa, disamping Mandriva. Distribusi yang menggunakan lambang bunglon ini menggunakan manajemen paket rpm (redhat package manager) dan spm (suse package manager). OpenSUSE dalam instalasi defaultnya tersedia dalam banyak bahasa. Yang unggul dari SUSE adalah Yast, sebuah manajemen sistem yang userfriendly. OpenSUSE ada yang gratis ada pula yang komersial.

Ubuntu

Ini adalah distribusi favorit saya karena saya begitu suka dengan filosofinya, yaitu kata asal oo-boon-too, yang berarti untuk semua. Linux for Human Being (Linux untuk kemanusiaan). Filosofi ini berasal dari adat di Afrika. Linux harus tersedia secara bebas untuk semua manusia. Ubuntu berada di bawah Canonical Ltd, sebuah perusahaan yang mendukung software opensource. Ubuntu berdedikasi untuk selalu gratis dan bebas apapun yang terjadi. Bahkan dalam instalasi defaultnya, kita tidak bisa memutar mp3 karena lib untuk memutar mp3 bukan software opensource. Ini bukan masalah karena kita bisa menginstall libnya melalui repository. Ubuntu menggunakan GNOME sebagai default desktop environmentnya karena dulunya engine KDE, yaitu Qt, bukan software open source (sekarang Qt sudah dilepas sebagai opensource). Xubuntu adalah ubuntu dengan desktop environment Xfce. Kubuntu dengan KDE. Dan Edubuntu dengan gnome plus paket-paket untuk pendidikan. Ada lagi Linux Mint, Mythbuntu, Blubuntu, Ubuntu Studio, Ubuntu Muslim, BlankOn, dan lainnya yang merupakan turunan Ubuntu. Ubuntu dan Kubuntu bisa dipesan gratis melalui shipit.ubuntu.com dan shipit.kubuntu.org.

Mandriva

Dulunya bernama Mandrake. Setelah bergabung dengan Conectiva Linux, berubah nama menjadi Mandriva. Mandriva adalah disribusi linux yang mengutamakan kemudahan, berusaha menjadi yang terbaik bagi para imigran dari Operasi Sistem Windows. Meskipun turunan Redhat, Mandriva menggunakan KDE sebagai default desktopnya. Mandrivalah yang punya inovasi untuk tampilan-tampilan keren di linux. Ketika distribusi lain masih booting dengan teks-teks yang mengerikan (untuk pengguna awam), Mandriva sudah mulai dengan booting mode grafis yang memukau. Inovasi ini diikuti semua distribusi besar.

Knoppix

Adalah sebuah distribusi yang mempelopori distro linux live CD. Maksudnya disrtribusi ini bisa dijalankan dari CD tanpa perlu menginstallnya ke harddisk. Dr. Klaus Knopper, pembuat knoppix, tidak menduga distribusi buatannya akan populer. Knoppix benar-benar berguna untuk recovery sistem atau sebagai demo (pengenalan) Linux ke pengguna dari sistem operasi selain varian Unix/Linux. Meski live CD, Knoppix dapat diinstall ke harddisk dan menjelma sebagai Debian Unstable. Knoppix punya beberapa turunan, misalnya Damn Small Linux (DSL). Sesuai namanya, DSL berukuran sangat kecil, yaitu 50 MB. Bisa anda percaya? Sebuah OS yang cukup Komplit untuk sekadar ngetik-ngetik, denger mp3, dan lainnya dikompress menjadi sekecil itu. Konsekuensinya adalah paket-paketnya adalah barang kuno dan mengabaikan keindahan grafis. Desktop di DSL adalah fluxbox.

BlankOn

Merupakan sebuah distribusi turunan Ubuntu yang dikembangkan Yayasan Penggerak Linux Indonesia dan KPLI. Yang membuat berbeda Ubuntu dan BlankOn adalah, BlankOn dikembangkan dengan memasukkan paket-paket yang sesuai untuk masyarakat Indonesia, yaitu paket-paket yang ringan (karena ekonomi masyarakat Indonesia lemah, jadi sebagian besar komputer-komputernya tidak terlalu bagus). BlankOn menyediakan semua lib multimedia sehingga langsung bisa memutar file-file multimedia. BlankOn benar-benar punya cita rasa Indonesia dan dibanggakan komunitas Linux Indonesia.

Slax dan Backtrack

Merupakan turunan Slackware dan dirilis hanya sebagai livecd. Cara menginstall ke harddisk agak berbeda dibanding distro lain, yaitu tinggal copy paste dan menginstall bootsectornya. Slax juga bisa diinstall ke flashdisk. Apa-apa yang anda ubah di sistem slax akan tersimpan di /slax/changes/ termasuk semua aplikasi-aplikasi tambahan dari kita sendiri. Paket resmi dalam slax disebut module dan berformat .lzm. Misal anda ingin GIMP ada di slax secara default, tinggal download modulenya kemudian menaruhnya di folder /slax/modules/. Backtrack merupakan versi security dan penetrasi dari Slax. Para security professional benar-benar menyukai Backtrack untuk menyelesaikan masalah mereka. Dalam banyak turorial hacking wireless, backtrack dijadikan pilihan.

Berkeley Sistem Distribustion (BSD)

BSD sebenarnya bukan linux, namun merupakan turunan dari Unix. Meskipun demikian, beberapa distribusi BSD menganut kebebasan perangkat lunak, jadi saya memasukkannya di sini.

OpenBSD dan FreeBSD adalah versi gratis. Mungkin kesannya adalah BSD benar-benar sistem operasi yang benar-benar kuno. Bagi yang ingin benar-benar menjadi ahli Unix, BSD sangat disarankan. Tidak jauh berbeda, hanya saja dalam menginstall paket, kita harus mengompilasinya sendiri dari sebuah source code.

Iklan

Bonus dari Kolomkita.com

wah…wah… saya tidak menduga dapat hadiah dari kolomkita.com. saya pernah menulis beberapa cerpen untuk kolomkita dan ternyata salah satunya berhasil masuk juara harapan. Cerpennya berjudul Bukan Ismail. saya pikir cerpen ini tidak begitu bagus. tahulah, pendapat setiap orang berbeda. mungkin karena banyak komentar tentang cerpen saya. meski hanya juara harapan, saya tetap senang karena dapat hadiah seratus ribu, ditambah bonus lima puluh ribu buat beli lensa kacamata yang pecah. Bagi anda yang suka menulis, jangan sungkan menulis di kolomkita, entah itu cerpen, puisi, atau esay, siapa tahu dapet hadiah seperti yang saya alami.

Surat Terbuka Mas Onno W. Purbo

Jakarta, 2 Maret 2009
Redaksi Yth.

Dengan Hormat,

Microsoft tampaknya melakukan monopoli di Republik Indonesia.

Saya bersama istri saya berkunjung ke Megabazar di JHCC pada tanggal 1 Maret 2009. Kami dengan terpaksa membatalkan niat kami untuk membeli netbook / laptop dengan prosesor Atom. Praktis semua netbook / laptop dengan prosesor Atom yang kami temui telah di bundel / pre-install dengan Microsoft & harga yang harus di bayar sudah termasuk Microsoft di dalam-nya. Artinya, pembeli dipaksa untuk membayar Microsoft bersama netbook tersebut tidak peduli walaupun tidak akan digunakan.

Paling tidak untuk Netbook, tidak ada toleransi bagi mereka yang ingin menggunakan open source di laptop-nya, kita semua harus membayar sistem operasi Mircosoft yang sudah terbundel. Bayangkan jika terjual ribuan laptop / bulan, artinya bangsa Indonesia harus membayar beberapa milyard rupiah / bulan ke Microsoft padahal tidak digunakan oleh penggunanya. Padahal jelas-jelas Pemerintah Indonesia sudah mencanangkan “Indonesia, Go Open Source!”

Hal ini tampaknya merupakan pelanggaran terhadap UU 5/1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Besar harapan saya teman-teman di redaksi dapat menayangkan hal ini di surat pembaca surat kabar anda. Semoga dapat menggugah teman-teman di KPPU, Menteri Pedagangan, MENKOMINFO dan MENRISTEK untuk melihat lebih jauh tentang kasus ini.

Jakarta, 1 Maret 2009
Hormat Saya,
Onno W. Purbo, Ph.D
Penulis Teknologi Informasi

Tembusan:

Ketua KPPU
Menteri Perdagangan
Menteri Komunikasi dan Informasi
Menteri Negara Riset dan Teknologi

Wakil Rakyat Korupsi? Pingin Buang Angin…

Baru saja nonton berita di liputan6, ada wakil rakyat ketua DPP PAN ketangkep korup. saya jadi makin muak. buat apa kita milih-milih partai yang kayak permen toh akhirnya uang-uang kita juga yang dimakan? ini seperti fenomena lucu. Pemilu tahun ini benar-benar nggak rasional. saya heran kenapa pantia pemilu tidak menkompress jumlah partainya, supaya nggak banyak gini , malu-maluin doang. habis nonton berita menyedihkan tu, langsung deh ngenet di alfa, markas kpli ntb.

Demokrasi  jadi tidak berguna kan kalo korupsi  masih eksis? bisa jadi di masa depan saya sudah jadi wakil rakyat yang seperti itu, tapi insya Allah, tidak. saya akan berusaha tidak  menyentuh politik dalam hidup saya.

Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Abdul Hadi Djamal, anggota Komisi Perhubungan DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Senin (2/3) malam. Penangkapan ini terkait dugaan suap proyek pembangunan dermaga di Indonesia Timur dengan barang bukti uang 90 ribu dolar dan Rp54 juta. Bersama Abdul Hadi, juga ditangkap Darmawati, pegawai Ditjen Perhubungan Laut Departemen Perhubungan, dan Hontjo Kurniawan, Komisaris PT Kurnia Jaya Wira Bakti, yang diduga sebagai pemberi uang. Apa Pendapat anda tentang ini?

(kutip dari liputan6.com)

pertama… pelakunya dicacimaki dulu… cus digantung matek habis tu..

**************************

**************************

**************************

nguk..ngok.. ah

Mengaktifkan iSight di Ubuntu Intrepid

mungkin komputer terbaik di dunia adalah produk apple (hehehe…mentang2 pakek mac). sudah jadi rahasia umum produk apple selalu menetapkan standar sendiri yang berbeda dengan vendor hardware maupun software lain. lihat saja sebuah macbook atau powerbook. anda tidak akan melihat yang namanya ‘BIOS’. aneh sekali kan, komputer tanpa bios? hardware di mesin mac juga dikhususkan untuk mac os, meski beberapa bisa untuk os lain. nah, ini ada sedikit info cara mengaktifkan isight, webcam bawaan macbook, sistem operasi linux ubuntu. sampai matipun tidak akan ketemu driver khusus untuk windows atau linux, kecuali mengambil file driver asli isight di mac os, dan driver ini untungnya sudah disediakan di internet. kalau punya mac os, mungkin tidak terlalu sulit, bagaimana kalau tidak punya mac os? seperti saya….

ok. pertama donlot dulu drivernya :

http://download232.mediafire.com/ysx20cdde2yg/81xtkqyttjt/AppleUSBVideoSupport

install isight-firmware.

apt-get install isight-firmware-tools

jika isight-firmware tools sudah terinstall, copy file AppleUSBVideoSupport ke /lib/firmware/
jalankan

ift-extract -a /lib/firmware/AppleUSBVideoSupport

kita akan melihat baris-baris ini :

** Message: Found Mac OS X.4 intel driver
** Message: Firmware extracted successfully in /lib/firmware/isight.fw
** Message: Apply patch 0 : Fix video control interface descriptor
** Message: Apply patch 1 : Fix video streaming interface descriptor
** Message: Apply patch 2 : Fix video streaming device qualifier
** Message: Firmware patched successfully

sejauh ini anda boleh jingkrak2. shutdown ubuntu (bukan restart) lalu nyalakan kembali
install dan jalankan cheese

apt-get install cheese

wajah bloon anda akan nongol di layar. jangan sampe kena narsis syndrom tingkat 5.

Masalah Instalasi VirtualBox

saya ingin sedikit share pengalaman saya menginstal virtualbox versi binary (dari majalah infolinux) dan versi open source (dari repo ubuntu). mungkin sebagian dari anda yang pernah menginstallnya tidak mengalami masalah. tapi saya mengalami hal-hal yang menjengkelkan dari keduanya.

pada versi binary, setelah anda menginstallnya anda tidak dapat menjalankannya. klik saja ikonnya berkali-kali, tidak ada bedanya. bukalah terminal dan ketikkan VirtualBox. akan muncul penjelasan bahwa ada paket ketergantungan (dependensi) yang belum terinstall yaitu, libstdc+5. bila memakai ubuntu hardy atau intrepid, kita menemukan libstdc yang terbaru sudah terinstall, versi 6. install versi 5-nya. apt-get install libstdc+5. jalankan virtualbox.
pada versi ose (open source edition) yang menjadi masalah adalah module kernel virtualboxtidak ikut terinstall. akan ada peringatan mengenai vboxdrv. carilah di repo dengan kata kunci module kernel virtualbox. di sana banyak pilihan dan perhatikan kernel yang anda gunakan (bisa diliat di menu grub, misal generic atau 386, juga versi kernelnya). install yang sesuai, setelah itu restart komputer dan kita mendapatkan menu grub sudah bertambah, pilih yang default yang paling atas. sejauh ini sebagian masalah sudah selesai.
bagaimana cara kita memindahkan data dari host (operasi sistem beneran) ke guest (virtual) dan sebaliknya? mungkin dengan jaringan virtual bisa karena pihak pengembang mengklaim bahwa guest bisa dipakai untuk browsing internet dengan bridge ke host. tapi itu rasanya sulit sekali, saya belum mencoba. dalam prakteknya, saya menggunakan flashdisk sebagai media perantara. pada awalnya, ketika kita sudah membuat sebuah mesin virtual dan mengklik setting, virtualbox memberikan peringatan tentang USB proxy port. USB milik host tidak bisa digunakan di guest.
berikut caranya. sebagian orang sering meremehkan menu bar paling kanan di sebuah jendela program, yaitu help. buka help virtualbox dan cari di troubleshoting.
tambahkan ini di baris terakhir di /etc/init.d/mountkernfs.sh

domount usbfs usbdevfs /proc/bus/usb -onoexec,nosuid,nodev,devgid=85,devmode=664

buka /etc/fstab dan tambahkan baris berikut di baris kosong terakhir

none /proc/bus/usb usbfs devgid=85,devmode=664 0 0

mungkin usbnya hanya bisa dipakai jika menjalankan VirtualBox sebagai root. saya mencoba menginstall versi binary di slax liveusb. tidak ada masalah termasuk usb. masalah-masalah ini tergantung distribusi yang anda pakai.

Buku Resmi Panduan Lengkap Distribusi BlankOn

buku panduan penggunaan blankon sudah dirilis, silakan dapatkan di sini…


http://dl.getdropbox.com/u/546932/Binder_Buku_BlankOn.pdf


This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net

RSS latest post @ blog.pdft.net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 354,156 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji