Dimakan Waktu

Bodoh sekali liat orang ngerayain ultah. Senang umur semakin pendek. Saya? Ah, tidak ada yang memperhatikan. Jadi sadar, tahun ini tidak jauh lebih baik dari tahun kemarin. Kenapa begini?

Sekarang usia badan ini sudah tujuh belas. Di budaya barat, sudah boleh minum miras dll. Tapi saya tidak melihat perbedaan, apa yang boleh dan tidak boleh saya lakukan jika belum dan sudah berusia tujuh belas, untuk saya. Hidup serasa datar…

Ummm… Mau makan bakso dulu…

7 Responses to “Dimakan Waktu”


  1. 1 amrinz 2 Mei 2009 pukul 10:28 AM

    Biar ndak dimakan kala, amal yg banyak

  2. 2 fraxis 5 Mei 2009 pukul 2:41 AM

    biar gak bosen..nyok kita latihan parkour!!! dijamin asiik

  3. 3 piko 5 Mei 2009 pukul 6:07 AM

    patah kakiku nanti… aku nongton ajah, pingin jadinya ngeliat kalian jumpalitan.

  4. 4 omiyan 11 Mei 2009 pukul 4:29 AM

    hehehehehe mungkin daripada bersedih hehe

  5. 5 fraxis 12 Mei 2009 pukul 11:21 AM

    boleh2…. boleh jamming pasif aja yah?!

  6. 6 si-aDRiNe 22 Mei 2009 pukul 2:22 AM

    Waw, ultah niii…? Selamat yah! ^-^

  7. 7 piko 22 Mei 2009 pukul 4:00 PM

    nggak bermaksud ngerayain sih…
    anehnya cuma anda yang ucapin selamat.
    *toeng2*


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 317,317 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: