Arsip untuk Juli, 2009

Science and Faith

Kukukukukuku… setelah sempat nemu teman-teman sd di pesbuk, saya temukan banyak sekali hal yang berubah pada mereka semua. dan sadarlah saya, saya pun sudah berubah, dari ulet menjadi kepongpong. salah satunya adalah ghesa (adlini ilma ghaisany). belum enam taun dia sekolah sd sudah kabur ke ostrali. pulang-pulang jangan bilang jadi makin bobrok tertular ideologi busuk (mudahan tidak) tapi lebih hebat dari itu. dia sempet translit sebuah tulisan (science and faith), ini terjemahan kasarnya tapi cukup mudah dipahami.

Seorang Profesor Filosofi penganut Atheis sedang berbicara kepada kelasnya mengenai masalah pertentangan ilmu Sains dengan TUHAN YANG MAHA KUASA. Ia bertanya kepada salah satu mahasiswa barunya yang taat beragama.

Profesor: Kamu beragama Kristen, iya kan nak?

Murid: Iya.

Profesor: Jadi, kamu percaya adanya TUHAN?

Murid: 100%, Pak.

Profesor: Apakah TUHAN baik?

Murid: Pasti.

Profesor: Apakah TUHAN MAHA KUASA?

Murid: Iya..

Profesor: Saudara saya meninggal dunia karena kanker meski pun dia sudah berdoa kepada TUHAN untuk menyembuhkannya. Sebagian besar dari kita akan mencoba membantu orang yang sedang sakit atau kesusahan. Tapi TUHAN tidak melakukannya. Jadi bagaimana bisa TUHAN dianggap baik? Hmm?

(Murid terdiam)

Profesor: Kamu tidak bisa menjawab, kan? Mari kita coba lagi, anak muda. Apakah TUHAN Baik?

Murid: Iya.

Profesor: Apakah Setan baik?

Murid: Tidak.

Profesor: Darimana datangnya Setan?

Murid: Dari … TUHAN..

Profesor: Itu benar. Beritahu saya, nak, apakah ada kejahatan di dunia ini?

Murid: Iya..

Profesor: Kejahatan ada dimana-mana, kan? Dan TUHAN menciptakan segala hal. Benar?

Murid: Benar.

Profesor: Jadi, siapa yang menciptakan kejahatan?

(Murid terdiam)

Profesor : Apakah ada penyakit di dunia? Keabadian? Kebencian? Kejelekan? Semua hal buruk ini ada di dunia, bukan?

Murid: Iya, Pak.

Profesor: Jadi, siapa yang menciptakan semua hal buruk itu?

(Murid tidak punya jawaban)

Profesor: Ilmu Sains mengatakan bahwa kamu memiliki 5 indera yang dapat kamu gunakan untuk mengidentifikasi dan mengobservasi dunia sekitarmu. Beritahu saya, nak…Apakah kamu pernah Melihat TUHANmu?

Murid: Tidak, Pak.

Profesor: Beritahulah, apakah kamu perngah Mendengar TUHAN?

Murid: Tidak, Pak.

Profesor: Apakah kamu pernah Merasakan TUHANmu, Memegang TUHANmu, Mencium TUHANmu? Apakah kamu pernah mengalami persepsi indera apapun tentang TUHAN?

Murid: Tidak, Pak. Saya tidak pernah.

Profesor: Tapi kamu masih Percaya kalau DIA ada?

Murid: Iya.

Profesor: Berdasarkan Protokol Empiris, Dapat Diuji, dan Dapat Didemonstrasikan, Ilmu Sains mengatakan bahwa TUHAN tidak ada. Apa yang bisa kamu katakan untuk menanggapi pembuktian itu, nak?

Murid: Tidak ada. Saya hanya memiliki kepercayaan saya.

Profesor: Ya, Kepercayaan. Dan itulah Masalah yang dimiliki Ilmu Sains dengan TUHAN.

Murid: Profesor, apakah ada suatu hal yang disebut Panas (Heat)?

Profesor: Iya

Murid: Apakah ada suatu hal yang disebut Dingin (Cold)?

Profesor: Iya.

Murid: Tidak, Pak. Tak Ada.

(Kelas mulai terdiam dengan keadaan yang tiba-tiba berbalik)

Murid: Pak, hal-hal yang disebut “Lots of Heat”, bahkan “More Heat”, “Superheat”, “Mega Heat”, “White Heat”, “Little Heat” atau “No Heat” memang ada. Tapi tidak ada hal yang disebut Cold secara sains. Kita bisa menurunkan temperatur 458 celcius di bawah nol, yaitu kondisi yang disebut “No Heat”, tapi kita tidak bisa menurunkan temperatur lebih bawah daripada itu. Tidak ada sama sekali hal yang disebut Dingin (Cold). Dingin hanyalah sebuah kata yang kita gunakan untuk mendeskripsikan Tidak Adanya Panas (the Absence of Heat). Kita tak bisa mengukur Dingin. Panas adalah energi. Dingin bukanlah lawan dari Panas, Pak, dingin hanyalah Absence (tidak adanya) dari Panas.

(Kelas terdiam sunyi)

Murid: Bagaimana dengan Kegelapan, Profesor? Apakah ada hal yang disebut kegelapan ini?

Profesor: Iya. Apa itu Malam kalau tidak ada kegelapan?

Murid: Anda salah lagi, Profesor. Kegelapan adalah the Absence (tidak adanya) suatu hal. Kita memiliki Low Light (cahaya rendah), Normal Light (cahaya biasa), Bright Light (cahaya terang), Flashing Light (cahaya berkedip)… Tapi jika kita memiliki No Light (Tidak ada cahaya), kita tidak memiliki apa-apa dan itu yang kita sebut Kegelapan, bukan? Dalam realita, Kegelapan tidak nyata adanya. Karena jika ia nyata, kita pasti bisa membuat yang Gelap lebih Gelap lagi, bukan?

Profesor: Apa maksud yang ingin Anda sampaikan, Anak Muda?

Murid: Maksud saya adalah dasar pikiran filosofi Anda bermasalah, Profesor.

Profesor: Bermasalah? Bagaimana Anda bisa menjelaskan itu?

Murid: Pak, Anda berpikir menggunakan logika dasar pikiran Dualitas Anda berargumentasi bahwa ada Kehidupan dan ada juga Kematian, ada TUHAN baik dan ada TUHAN buruk. Anda melihat konsep TUHAN sebagai sesuatu yang terbatas, sesuatu yang dapat diukur. Pak, Ilmu Sains bahkan tidak dapat menjelaskan sebuah Pikiran… Ilmu Sains menggunakan konsep Electricity and Magnetism (Listrik dan Magnet), namun tidak pernah melihat, apalagi benar-benar mengerti kedua hal tersebut. Untuk menganggap Kematian sebagai Lawan dari Kehidupan, itu berarti kita pura-pura tidak tahu bahwa Kematian tidak akan bisa ada sebagai hal yang substantif (Yang dapat diukur dan diintensifkan, selayaknya Panas, Kehidupan, Cahaya, dan sebagainya.) Kematian bukanlah Lawan dari Kehidupan : kematian hanyalah absence (ketidak-adaan) dari Kehidupan. Sekarang beritahu saya, Profesor, apakah Anda mengajarkan murid Anda bahwa mereka berevolusi dari kera?

Profesor: Jika maksudmu adalah Teori Evolusi Darwin, maka iya, saya memang mengajarkan teori tersebut.

Murid: Apakah Anda pernah mengobservasi proses Evolusi dengan mata kepala sendiri, Profesor?

(Pak Profesor menggelengkan kepalanya dan tersenyum kecil, mulai menyadari kemana arah argumen ini)

Murid : Karena tidak ada satupun orang yang pernah mengobservasi berlangsungnya proses Evolusi dan bahkan tidak bisa membuktikan bahwa Proses ini adalah sesuatu yang terus berlangsung, Bukankah Anda hanya mengajarkan sebuah opini, Profesor? Mungkinkah Anda bukan seorang ahli ilmu pengetahuan, melainkan seorang khatib/pendeta?

(Seisi kelas ribut hebat)

Murid : Apakah ada seseorang di dalam kelas ini yang pernah melihat otaknya Profesor?

(Seisi kelas ketawa)

Murid: Apakah ada seseorang di sini yang pernah mendengar otak sang Profesor, merasakannya, memegangnya, ataupun mencium baunya? Sepertinya tidak ada seorangpun yang pernah melakukan itu. Jadi, berdasarkan peraturan Protokol Empiris, Tetap, dan Dapat Didemonstrasikan, Ilmu Sains mengatakan bahwa Anda tidak memiliki Otak, Profesor. Dengan segala hormat, Profesor, bagaimana kami bisa mempercayai ajaran kuliah Anda kalau seperti ini kenyataanya?

(Kelas terdiam lagi. Sang Profesor menatap muridnya, dengan ekspresi yang susah diartikan.)

Profesor: Mungkin kamu harus bisa mempercayainya hanya dengan KEYAKINAN HATI, nak.

Murid: Itu dia Pak…tepat sekali! Hubungan antara manusia dan TUHAN adalah kepercayaan hati. Hanya itu yang membuat hal-hal hidup dan bergerak.

NB:

Murid itu adalah Albert Einstein.

Iklan

Pikoawards : Pilem dan tetek bengeknya.

cz41 buahahahaha…

dear all, anda semua terlambat menongton acaranya kemarin malam. tak masalah, tak ada yang sudi menyaksikannya karena memang tak pantas. fall in the hole
baiklah. awards kali ini diberikan hanya pada pilem-pilem yang hebat di kategori masing-masing. dan jurinya adalah saya sendiri, seorang diri.
ok, jangan perhatikan kalimat terakhr, langsung saja. pilem-pilem yang saya seleksi hanyalah pilem-pilem yang pernah saya tongton. tapi jangan khawatir, saya adalah pilemania. TV adalah hidup saya (bukan sinetron bodoh dan acara tak mendidik lainnya, tapi hanya pada HBO dan nickelodeon plus berita-berita di metrotv). jadi, pesertanya tidak sedikit. :D. tapi saya minta maaf karena pada beberapa kategori, pemenangnya ada dua, bahkan tiga. tapi adil kan?

Kartun/Anime : Doraemon
saya sedikit terusik dengan naruto. kisah ninjutsu ini sedemikian hebat, memikat hati dari segala sisi. lalu apa yang membuat kategori ini dimenangkan oleh doraemon? khayalan. apa-apa yang mungkin keluar dari kantong doraemon membuat saya tidak pernah berhenti memikirkannya. dan itu membuat semangat hidup saya tetap menyala. beberapa orang bilang, doraemon mengajarkan hal jelek : terlalu banyak mengkhayal. tapi satu hal, hidup takkan terwujud tanpa mimpi.

Serial Drama : Prison Break dan Smallville (bener gak judulnya?)
saya terombang ambing antara heroes dan prison break. pembedanya adalah, heroes sangat-sangat tidak logis meskipun dibuat selogis mungkin dan penyakit ketinggian IQ pada paman mike membuat saya tergila-gila. dance…dance… sejak kelas dua SMA saya mulai begadang nongton di rcti setiap malem minggu, menunggu-nunggu jarum jam mengarah ke angka tiga. tapi saya hampir menutup mata kala teddy si homok mulai berakting. mohane juga jenius tapi menyebalkan. apa yang lebih seru di dunia ini selain jadi buronan dan mengecoh polisi? tidurlah, mimpi-mimpi selalu lebih seru.
tapi kemudian pilem kedua muncul di ingatan saya. berkisah tentang masa muda superman. bergabung dengan sebuah keluarga kent di sebuah peternakan. superman muda mengalami banyak peristiwa di sini. keren dah pokoke. tapi saya bingung, ada tokoh botak yang punya kekuatan yang sama dengan clark kent, sopo iki?

Serial Komedi : Mister Bin!
oh bean, where did u go, i miss u so. tapi rowan sudah semakin tua. saya paling senang nongton versi kartunnya. dimana ya donglot yang lengkap? di youtube tercecer di sana sini, bahkan saya ndak sadar bahwa saya nyedot episode yang sama padahal judul filenya beda.

Sinema Standar untuk semua topik : Titanic, The Beach, dan GIE
apakah saya menyukai leonardo de caprio? tapi kisah di dua pilem yang dibintangi anak cakep ini benar-benar luar biasa. Romantis untuk Titanic dan mental untuk The Beach. Bagaimana dengan GIE? yang berani bilang GIE tak lebih baik dari kopi pagi hari akan saya lemparkan kopinya di wajahnya.

Sinema pedidikan : Laskar Pelangi
no komen!

Sinema sejarah : The Last Samurai
saya paling sedih kalo melihat mereka melakukan harakiri.

Sinema kepahlawanan : King Arthur dan Spiderman
arthorius, meski kau hanya hidup dalam dongeng, tapi sampai kiamat pun kisahmu tetap hebat. Di pilem ini, yang ditonjolkan bukanlah bagaimana sulitnya mencabut excalibur (hanya ditayangkan sebentar di makam ayahnya, “ayah, kumohon lepaskan pedangmu!” dan selanjutnya sudah berganti scene) tapi bagaimana kemerdekaan itu harus diperjuangkan.
untuk tokoh-tokoh dari marvel, pilihan saya jatuh pada si manusia laba-laba. di antara semua tokoh hero marvel, menurut saya spiderman yang paling logis alasannya kenapa bisa punya kekuatan itu (meski pada akhirnya tetap saja sama sekali tidak logis). lagi pula, kisahnya paling menyetuh.

Sinema fantasi : Harry Potter Series dan Lord of The Ring
adavra kedavra, dan matilah semua pesaing yang lain kecuali LOTR. ada yang meragukan? tapi tetap saja saya lebih suka baca bukunya. dan LOTR? saya siap melemparkan cangkir kopinya bila ada yang tidak setuju. itu pilem kolosal terbaik. dan kisah LOTR lah (dari buku dan pilemnya) yang mengenalkan saya pada dunia dimana ada manusia kuno, bangsa orc, kurcaci, peri, penyihir, dan ksatria-ksatria. temukan hal yang sama di kisah eragon dan game-game populer sekarang.

Sinema religi : Mengaku Rasul
seseorang membunuh saudara kembarnya agar dirinya dianggap nabi. itu kelewat batas kan?

Sinema action : The Jackal dan Kill Bill
Saya suka b13 karena saya suka parkur tapi saya harus objektif kan? Ini pilem lama tapi seru. ketika menongtonnya saat kecil, saya terobsesi untuk meng-“head shoot” kakak saya karena terus-menerus mengganti kanal. dan kill bill, (kalo saya punyak duit banyak) saya akan membayar berapapun untuk dapatkan pedang black mamba, buatan hattori hanzo dari okinawa. itu keren! dan saya perlu beli rok yang pas agar mirip samurai. saya tertawan oleh lagu temanya. bunyinya kira-kira seperti ini : deng dong deng dong, deng dong, deng dong, deng dong deng dong, deng dong, deng dong. ah, sudahlah. yang pernah menongton pasti mudeng. hal lain yang keren : dialog-dialognya. kisah kill bill adalah kisah pembunuh terbaik. cz25

Sinema balap-balapan : Fast and Furious series
let’s drift! tapi sampe sekarang saya ndak punya mobil. sebenarnya ini masuk kategori action tapi karena banyak yang sejenis akhirnya dibedakan.

Sinema inovasi hidup : “Sial, saya lupa judulnya” dan “Yang ini juga lupa judulnya”
dibuat berdasarkan kisah nyata. dikisahkan tentang seorang wanita yang merasa dirinya kena gangguan mental, meski tak yakin. lalu ia melapor ke rumah sakit jiwa. namun akhirnya ia menyesal karena tidak bisa keluar. banyak sekali kisah hebat di filem ini
dan filem kedua, berkisah tentang seorang penulis novel fiksi ‘dracoban’ mengadopsi seorang anak dan anak itu sangat istimewa. anak yang bernama Dennis (saya agak lupa namanya) ini merasa dirinya berasal dari planet mars. sejak kecil dia selalu memakai ikat pinggang yang dibuat dari puluhan buah baterai besar yang disatukan dengan selotip. alasannya : dia takut melayang di planet bumi dan perlu pemberat. selalu pakai kaca mata hitam dan membawa payung, menganggap cuaca bumi terlalu silau. anak ini punya kekuatan mars dan jurus menghancurkan (teknik jurus menghancurkan : silangkan jari telunjuk dan jari tengah dengan telunjuk berada di atasnya. lakukan hal yang sama dengan jari manis dan kelingking dengan kelingking berada di atas. jempol dibentangkan. lalu arahkan ke musuh anda dan ucapkan mantra tak jelas.). tapi akhirnya anak jenius ini sadar bahwa dirinya hanya pura-pura dan orang tuanya yang menghilang membuatnya memikirkan hal-hal itu. pilem yang menggugah. pada pilem tentang skizofernia, mengajari saya agar saya selalu terkendali, apa pun kondisinya. dan pilem si anak mars, jangan pikirkan orang-orang yang menyayangi kita, tapi pikirkan bahwa kita menyayangi semua orang, sekali pun kita benci dan dibenci.

Sinema pendorong tangis : Laskar Pelangi
Mata saya berair, hidung saya mulai merah, dan isinya hampir mencair ketika tiba di bagian meninggalnya pak harfan dan putusnya sekolah lintang. cengeng? silakan olok-olok…

Sinema 3D : Toy Story dan Final Fantasy
pelopor akan selalu dihargai dan tetap yang terbaik, itulah toy story. dan Final Fantasy? dia menemani si mainan karena gambar tiga dimensinya yang benar-benar hampir realistis dan detail. pasti lelah membuatnya. saya dengar pilem-pilem ini dibuat berbulan-bulan.

Sinema psikopat : Kanibal
bukan pilem kanibal yang ini, tapi yang itu tu…. banyak pilem berjudul kanibal, tapi yang saya maksud adalah yang dari twentieth century fox, yang mana seorang wanita dari FBI menyelidiki dan memburu si kanibal. ada dua pilem yang

Sinema horror : Scream series
Saya sering melewatkan pilem kategori ini (karena takut?). Pada akhirnya pilihan juri jatuh pada si topeng putih. Pilem lama, tapi kalo suasana mendukung (malem jumat kliwon, lampu dimatikan, sendiri, sound yang baik dan volume besar) saya yakin anda akan terkencing-kencing (hanya hiperbola). pilem horror indonesia sebenarnya mengerikan dan berpotensi membuat mimpi buruk. tapi masalahnya saya ndak takut hantu, yang saya takutkan di dunia ini adalah orang tak bermoral dan anjing rumahan (kita diam, anjing ini akan mendekat, kita jalan, anjing ini akan berlari, kita lari, anjing ini takkan berhenti mengejar, kita jongkok, dia langsung menggigit tanganmu). jadi hantu tak punya tempat di hati saya. Screamlah pememangnya, dia bukan hantu tapi pembunuh berantai yang gila. ini pilem kriminal tapi disajikan ala horor.

Sinema komedi : The Mask
bayangkan adikmu yang masih bayi jadi monster hijau gara-gara topeng yang ndak sengaja dipungut…

Sinema Indie : Daun di atas Bantal
bukan pilem indie tapi bergaya indie (bukan india) jadi saya menganggapnya begitu. bikin kita ngerti bahwa idup itu selalu ndak adil, disadari atau tidak, semua manusia punya idup yang ndak adil. saya yakin tak seorang pun bisa membuktikan hal sebaliknya. anda? buktikan kalau bisa. dan kita hanya perlu menjalani ketidakadilan itu dengan hal-hal yang membuat kita merasa idup.

Program TV komedi : Extravaganza
tapi saya kecewa banyak cerita yang diulang-ulang. kehabisan ide cerita? wajar kiranya karena sudah bertaon-taon.

Program TV sinetron : –
sinetron punya tempat di bak sampah (jangan tersinggung)

Program TV berita : MetroTV
lihatlah acara awards yang lain, mereka memberikannya pada Seputar Indonesia? oh my knee…

Program TV reality show : spontan hui hui…
itu sudah lama sekali. sudah berapa orang yang jantungan gara-gara komeng? saya selalu menunggu-nunggu den bagus berakting dengan layar hitam putih

Program TV religi : –
sinetron religi jelas tidak punya tempat di hati saya. mereka yang sebenarnya hadir di saat fajar dan saya selalu terlelap lagi setelah shalat. meski tahu beberapa saya tidak bisa menilai tanpa menontonnya berkali-kali.

Program TV ndak jelas : MTV Insomnia.
saya tidak suka MTV. tapi saya memilih yang terbaik untuk kategori ini. ketika mendengar iklan coming soon-nya, saya pikir program ini akan membantu proses begadang saya. tapi kenyataannya tidak. bicaranya agak ngelantur (berdasarkan pendengaran saya) dan justru kita jadi tambah ngantuk karenanya.

Video dari internet : Xiao xiao movie
dibuat seseorang dari china dengan macromedia flash. tentang sebuah karakter garis dan lingkaran yang bisa berkelahi melawan musuh-musuhnya. pasti begitu banyak stop frame dalam pembuatannya. bisa didonglot dari situs aslinya (silakan googling) maupun nyedot dari youtube.

Sutradara terbaik : Riri Rija dan Stepen spelbrek
apa saya menuliskan dengan benar nama yang terakhir? semua orang mengakui kehebatannya. dan untuk riri, saya angkat lima jempol (tangan dan kaki, satu lagi jika nantinya tumbuh ibu jari di kening saya).

Aktor pria terbaik : Leonardo DCaprio dan Tora Sudiro
Yah, akhirnya saya akui bahwa saya kagum pada dicaprio. tora hebat dalam memerankan apa pun tapi saya ndak suka tatonya. permanen rupanya.

Aktor wanita terbaik : Emma Watson dan Nirina Zubir
Emma Watson yang itu lo, yang jadi er-my-knee di harpot. juga nirina zubir, saya kagum aktingnya di mirror dan heart.

Aktor anak terbaik : “Duh, saya ndak tau namanya” dan “apalagi yang ini”
anak ini berakting di pilem 666. ceritanya dia kerasukan setan dan ndak pernah bicara, jadi kayak unsocial. caranya mengatur raut wajah membuat saya senang.
dan yang kedua adalah anak-anak yang berperan di pilem daun di atas bantal. berbeda dengan akting anak-anak lain yang masih terlihat ‘sulit diatur sesuai keinginan’ dan unsur kekanak-kanakan, di pilem ini mereka mereka berakting selayaknya realita.

Penata lampu, penulis skenario, pembantu umum, produser, dan lain-lain terbaik : –
saya tidak memperhatikan jadi tidak dituliskan di sini. ayam sori…

Yak, selamat untuk para pemenang. untuk kategori yang seharusnya ada tapi tidak ada di sini, saya tidak sempat memikirkannya. semoga kalian para pemenang bersyukur atas anugerah penghargaan ini. meski tak lebih bergengsi dari pemilihan ketua kelas anak sd dan tidak ada hadiah apa pun (tidak uang, tidak juga patung saya yang sedang berpose, tapi hanya ucapan selamat dan rasa simpati), ini adalah penilaian berarti dari seseorang yang kagum pada kata ‘film’. dan untuk awards selanjutnya akan diberikan pada buku-buku bacaan (mari bersorak-sorak dan tepukkan tangan kalian sampai kebas). jangan sebut saya kutu buku karena kutu itu menjijikan (meraba-raba rambut) tapi sebut saya predator buku, gyahahahaha…
see u all later… cz06

Catatan Akhir Sekolah

Masa sekolah saya sudah selesai, begitu juga masa remaja. Fiuh, cepat sekali semuanya berlalu.
Waktu saya berpas-pasan dengan teman sekelas saya di jalan (dua minggu setelah pengumuman kelulusan) dia berteriak memanggil. Dia bilang, buku rapot (atau rapor, atau report (laporan) atau apa kata yang benar? Tertulis ‘laporan hasil belajar’) milik saya belum diambil dan guru menitipkan padanya. Dia tanya kenapa saya tidak pernah datang ke sekolah, setidaknya mengurus tetek bengek kelulusan. Saya bilang saya sakit. Hohohoho.
Saya mengambil laporan hasil belajar saya di rumahnya dan hasilnya mengejutnya. Tiga lembar kertas itu dinodari empat angka enam. Yang pertama, bahasa Inggris. Di bagian praktek listening, saya menghancurkan semuanya dengan sukses. Rasanya lebih baik saya disuruh menerjemahkan sebuah buku dari pada mendengar suara cempreng dan tak jelas dari kaset tua. Lalu Matematika, well, di sini tidak ada keraguan. Dan Seni! Saya kan orang yang memahami seni! Pak Bambang Waskito, sang suhu seni di sekolah saya menorehkan angka enam lima.
Saya ingat kata-katanya, dia bilang karya saya (menggambar dengan metode pointing) adalah yang terbaik dan dada saya melambung. Tapi karena saya sering bolos pada kelasnya, dia akan memberikan nilai terendah kecuali saya mau menyumbang sebuah bingkai kayu plus kaca untuk memajang karya-karya siswa di dinding sekolah. Saya tidak bermaksud mengabaikan janji soal bingkai lukisan itu, tapi saya melupakannya dengan sukses pula. Pak Bambang menepati janjinya, angka enam lima. T_T.
Dan yang terakhir kewarganegaraan. Saya ingat saya pernah membuat masalah dengan guru mata pelajaran ini, hasilnya seolah-olah kami musuh bebuyutan. Akibatnya memang fatal. Tapi sungguh, di luar itu saya adalah warga negara yang baik. 😀
Kembali ke laporan hasil belajar, pada halaman terakhir tertulis di bagian Kegiatan Ekstrakurikuler = Kosong.
Mereka lupa (atau tidak tahu?) bahwa saya pernah jadi paskibra kota mataram.
Ketidakhadiran (ditulis Ketidak Hadiran, itu ejaannya salah :D)
Sakit = 0
Izin = 0
Tanpa Keterangan = 0
Ha! Jika dihitung dengan cermat, lebih dari empat puluh hari selama satu tahun saya tidak masuh, campur sari namun didominasi oleh ‘tanpa keterangan’. Sempat dipanggil bimbingan konseling dua kali dan sebuah surat panggilan orang tua yang ditandatangani kepsek. Wah, rupanya saya gagal jadi siswa baik-baik tahun ini.
Kepribadian
Kelakuan = baik, suka menolong teman (hei hei, saya tidak punya teman buat ditolong)
Kerajinan/Kedisiplinan = baik, ikut aktif dalam kegiatan yang diadakan sekolah (sejak naik kelas dua, saya absen dari paskib dan tercatat sebagai salah satu siswa dengan record telat sekolah tertinggi)
Kerapian = Baik, pakaian seragam selalu bersih, buku catatan juga rapi (baju rapi? Itu benar, tapi buku catatan saya paling amburadul)
Kebersihan = Baik, penampilan menarik (saya tidak pernah mengerti. Semua orang tau saya tidak mengerti bagaimana mengikuti mode atau cara menyisir rambut yang benar)
Catatan Wali kelas = kosong
Kelulusan : Lulus/Tidak Lulus
Pihak sekolah tidak mencoret salah satu, jadi saya mengambil bolpoin dan mencoret kata lulus.

Panduan BlankOn 5.0 Nanggar

Nyam… hanya ingin bagi2 info. Tantangan BlankOn bagian dokumentasi telah diselesaikan dengan baik oleh Putu Wiramaswara dan Alit Sudarsana. Sekarang, buku panduan lengkap Nanggar sudah bisa diunduh dalam format pdf.

silakan sedot di sini 😀


This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net

RSS latest post @ blog.pdft.net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 354,157 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji