Arsip untuk September, 2009

3x3x3 Rubiks Cube Speedsolving = 70 second

Uh, masi lamban pakek f2l. saat ini diposting, average sy adalah 70 detik, best 55. masi bego…

Silakan nongton di sini

(kudu login ke pesbuk dulu gih…:D)

Iklan

Jarak

lihat… lihat…

sekawanan peri berlari secepat kilat ke selatan

tapi aku tak bisa mengejar mereka

lihat… lihat…

para kurcaci menyeret karung-karung emas mereka

tapi aku tak begitu tertarik

lihat… lihat…

goblin-orc sedang berbaris untuk berperang

tapi aku tak mau menumpahkan darah

lihat… lihat…

seorang manusia sedang duduk di bawah pohon willow

aye, itu aku

jadi, enyahlah

biarkan aku sendiri

Deddy Corbuzier vs Abel Brata : Menggelikan.

Whoaa… copas lagi nih. ada tulisan bagus dari virkill. semoga kita tercerahkan.  kata saya di sini adalah virkill.
Berbeda dengan sulap yang secara langsung ataupun tidak, pesulap mengedukasi publik bahwa ada trick dibaliknya.  Mentalis menggembar gemborkan dia bisa melakukan susuatu dan sebisa mungkin menghindari anggapan bahwa ada trik/rahasua disitu. Murni dengan kekuatan pikiran. Singkatnya: Dia berbohong untuk menghibur orang. Dengan memanipulasi pikiran publik melalui kata kata, media, dan apa saja, lama lama tentu saja menimbulkan pertanyaan : Sampai batas mana, kebohongan itu secara etis bisa dilakukan? Baik untuk alasan hiburan, reputasi, dll. Pada akhirnya, dimana letak etika dari seorang mentalis? Seolah mentalisme menjelma menjadi sebuah kasta sendiri diatas pesulap. Sementara pesulap justru unggul dari segi moral karena menghibur TANPA MEMBODOHI.

AbelAbel

Kita lihat pertarungan menggelikan berjudul The Master.  Sang ‘Master’ melawan Abel Brata, mengalahkannya dengan aturannya sendiri yang ia akui sebagai aturan Internasional. Aturan internasional…dibuat sedemikian rupa sehingga hampir tidak memungkinkan bagi seseorang untuk berbuat curang. Deddy Corbuzier melakukan pembodohan publik dengan menyatakan ia melawan Abel dengan aturan Internasional yang dalam banyak bidang jelas jelas telah ia langgar.

Dalam tulisan ini saya tidak  menuduh dan mengatakan deddy berbuat curang. Saya hanya mengatakan bahwa Deddy TIDAK MENGIKUTI ATURAN INTERNASIONAL dalam pertandingan Blindfold solving seperti yang ia gembar gemborkan dalam acara tersebut.

1. Dalam regulasi resmi internasional, seseorang cuber menggunakan rubiknya sendiri yang terlebih dahulu dipastikan keabsahannya sebagai sebuah rubik yang tidak direkayasa oleh juri independen. Dalam acara tadi, dua duanya berasal dan di acak oleh panitia (orangnya dedy) dengan skema warna barat (white opposite yellow), Sementara jika kita lihat dalam cuplikan sebelumnya ABEL Brata menggunakan Japanese Color Scheme(White opposite Blue). Perbedaan skema warna ini sangat fatal, terlebih, ini blindfolded dimana orang menghafalkan warna…. Dan lagi, software computer yang seharusnya digunakan untuk mengacak adalahCube Explorer sementara dalam acara tersebut, yang tertampang di laptop adalah sebuah game simulasi rubik (bukan scrambler atau timer).

2. Regulasi Internasional mengharuskan juri harus menaruh selembar kertas diantara muka solver dan cube. Minimal menaruhnya dalam waktu random. Yang dalam acara the Master sama sekali tidak dilakukan, dan memungkinkan salah satunya ngintip dari balik blindfold (penutup mata). Jika kamu ragu, pakailah penutup mata seperti itu, dan kamu akan kaget betapa sesungguhnya ngintip itu mudah. Oiya regulasi ini diperketat sejak ada seseorang yang ketahuan curang dalam kompetisi dunia (if you’re a cuber, you know who it was)

3. Regulasi resmi Internasional mengitung waktu keseluruhan dengan cara memulai timer sejak cuber diperkenankan melihat cube dan diakhiri pada saat cuber selesai melakukan solve dan membuka penutup matanya sendiri. DAlam acara tersebut, sepanjang waktu Abel direcokin oleh cewek disampingnya yang selalu maksain Abel pake penutup mata. Dan seperti kita lihat, timer berjalan seenaknya sendiri. Oiya, timer yang seharusnya digunakan adalah ’stackmat timer’.

Metode yang dilakukan Abel
Metode blindfold solving yang dilakukan abel adalah murni metode blindfolded yang dilakukan cuber dunia, yakni “3 cycle OP”. Anda bisa mempelajarinya dari situs Http://www.cubefreak.net. Selain itu masih ada metode lain seperti ‘classic pochmman’ (digunakan hermansyah), dan M2 ( saya gunakan).

Rubiks Remember

Trik Dedy Corbuzier yang dilakukan (anda yang menilai sendiri kebenarannya)
Trik sulap berjudul Rubiks Remember oleh Mark Elsdon (dijual dalam bentuk DVD) Informasi orang dalam mengatakan Deddy memang mempelajari DVD ini.
Link : http://www.trickshopmagic.com/dvdrubikremembered.html
Demo di Youtube (persis seperti dedy) : http://www.youtube.com/watch?v=9_6Fi…eature=Deddyrelated
Dan ini yang menarik:
Diskusi tentang trik sulap ini oleh para PESULAP
http://www.themagiccafe.com/forums/v…8&forum=109&37
Diskusi tentang trik sulap ini oleh para SPEEDCUBER
http://www.speedsolving.com/forum/showthread.php?t=8240

Kita lihat cuplikan dari apa yang dikatakan oleh seorang pesulap senior Richard Osterlin  tentang hal ini:

Please, let’s clarify what we are talking about here, gentlemen.

Solving the Rubik’s Cube after it has been mixed by memorizing the position of the colors and then doing it blindfolded or behind your back is a legitimate ability that shows great skill, but is not magic or mentalism.

The plot of being blindfolded FIRST, next having the cube mixed so that you cannot see it and then solving it using your powers is a mentalism plot. Even the best Rubik’s Cube expert cannot do this without using our secret tactics.

I first referenced doing the above effect in my Blindfold Book (Jeff Busby Magic) on page 13, published in 1987, but I had already been doing it for years every since the cube first made its appearence.

Richard


Sementara ini yang dikatakan oleh seorang speedcuber:

It gives you a crappy beginner’s method and tells you how to peek through the small gaps around his nose.

Not only is it easily possible to perform a legit BLD solve in under two minutes, but his “trick” can be done in seconds, since it’s basically just a regular speedsolve.

Trik tersebut pada intinya adalah menyelesaikan Rubiks cube dengan metode pemula (2-3 menit) dan memanfaatkan celah pada penutup mata untuk mengintip. Cara curang ini pernah dilakukan oleh seorang legenda dari Hungaria bernama Matyas Kuti yang menyebabkan gelarnya sebagai pemegang rekor dunia Blindfolded, dicabut secara tidak hormat. Hal inilah yang membuat para speedcuber sangat familiar dengan trik murahan ini dan DVD elsdon menjadi topik populer di kalangan para cuber jauh sebelum Deddy nekat melawan Abel dengan sangat mungkin menggunakan trik murahan tersebut.  Sebagai ongkosnya, kredibilitasnya jatuh dimata seluruh cuber di Indonesia (dan mungkin beberapa cuber dunia yang memantau penggunaan Rubiks Remembered).

Kami (speedcuber) memiliki hubungan baik dengan beberapa pesulap profesional. Beberapa diantaranya menguasai tekhnik Blindfold Solving yang sesungguhnya (dengan memori, bukan dengan ngintip). Mereka merupakan profesional di bidangnya, beretika, dan respectable. Sungguh sebagai personal saya mendambakan sebuah aktraksi dimana penonton dibuat terpukau oleh trick murni dan keahlian. Bukan kebohongan dan pembodohan.

Greets

VirKill

Rubik’s Cube Status = Solved

untuk panduan menyelesaikan rubik, silakan merujuk ke sini. english only, sorry. tapi cukup mudah dimengerti kok.

masa bodoh dengan makna sebenarnya dari obsesi. akhir-akhir ini saya terfokus pada satu hal, yakni rubik. apa itu rubik? bagi yang belum tau, ini adalah mainan kotak-kotak setiap sisi terdiri dari sembilan kotak dan semuanya sisi bisa diputar bebas. cara memainkannnya adalah mengacaknya, lalu mengembalikan ke keadaan semula, yakni semua sisi warnanya sama/teratur. keliatannya gampang ya? tapi sebenarnya TIDAK SEMUDAH YANG ANDA BAYANGKAN bila anda baru mengenalnya. mainan kubus ini adalah mainan terlaris sepanjang masa kedua setelah boneka teddy bear. di dunia ini, banyak sekali orang yang memilikinya, namun sedikit yang bisa menyelesaikan. dibuat oleh erno rubik pada tahun 90-an dan akhirnya dijual luas ke seluruh dunia.

done

rubik 3x3x3. yang kiri udah solved, yang kanan masih acak.

sebelumnya saya menempatkan mesin cetak koran sebagai benda paling menakjubkan di dunia ini. tapi kemudian anggapan itu bergeser ketika saya melihat sebuah kubus rubik 3x3x3 milik seorang teman di sekolah saya. mekanisme dalam kubus rubik sungguh brilian. saya membeli kubus seperti itu 3 bulan kemudian. harganya tujuh ribuan dan saya menghabiskan 2 minggu untuk belajar (dan masih belum berhasil). setelah itu kubus rubik murahan itu rusak (dan terbongkar hingga saya tahu cara kerjanya), dan hilang (mungkin dicuri). saya membeli lagi, kali ini lebih mahal, seharga lima puluh ribuan. lalu saya merasa bodoh, untuk apa saya membelinya namun pada akhirnya saya tidak bisa menyelesaikannya? saya harus bisa. setelah tiga minggu kerja keras membiasakan diri dengan mainan ini, juga menghafal algoritma yang tidak pendek, saya berhasil menyelesaikannya. menyusul kakak saya yang nyengir kuda karena juga berhasil menyelesaikannya. hal lain yang saya temukan pada mainan ini adalah betapa mudah sekali untuk menjadi orang yang sombong dan sok tahu. saya melihatnya pada diri saya dan orang lain.

saya : (bermain rubik sambil menunggu antrean di kantor pajak. tidak ada maksud mencari perhatian, tapi menunggu di sini sungguh menjengkelkan, jadi saya memainkannya dari pada bengong melulu)
orang kantoran di sebelah saya : (melirik2) heh…
saya : (menoleh)
orang kantoran : gitu aja ndak bisa…
saya : (senyum jengkel) sulit memang… (“saya hanya butuh dua menit lagi buat nyelesein ini, biar dia tau!”)
orang kantoran : sebelum kamu lahir, mainan kayak gini sudah ada. saya punya dulu, dari kayuk.
saya : (mengangguk2 supaya tidak dikira mengabaikan)
orang kantoran : meh, saya selesein… (mengulurkan tangan)
saya : lagi dikit kok… (“tinggal satu layer!”)
orang kantoran : (mengambil dengan lembut, lalu mulai mengutak atik sambil senyum)
(sepuluh menit berlalu dan wajah si orang kantoran berubah jadi kesal)
saya : (nyengir penuh kemenangan)
orang kantoran : nih… (mengembalikan kubus lalu berjalan menuju kasir pelayanan)

saya mendapati kubus itu jauh lebih kacau dari sebelum saya memberikan pada orang itu. di sisi lain saya ingin orang itu tidak pergi dan menyaksikan bahwa saya bisa menyelesaikannya. agak sulit untuk tidak bersikap sombong, semua orang juga begitu. pada akhirnya saya lebih sering lagi menerima ucapan, “ah, gampang… maeh…” dan tak seorang pun menyelesaikannya.

minggu berikutnya saya tertarik dengan apa yang disebut speedcubing, yakni menyelesaikan kubus rubik dalam waktu yang sesingkat2nya. di situs resmi, rata-rata rekor adalah di bawah dua puluh detik. saya tidak percaya dan membuktikannya di yutub. betapa cepat jari-jari speedsolver bergerak. saya mulai belajar finger tick dan melubrikasi kubus saya supaya cepat dan mudah diputar. saya memainkannya setiap hari dan dengan bantuan komputer, (tombol spasi di keyboard sebagai stackmat) saya mencatat waktu-waktunya. dari tiga menit, dua menit, akhirnya saya berhasil selesaikan dalam waktu 84 detik.

kemudian perhatian saya beralih ke blindfold. yakni menyelesaikan kubus rubik tanpa melihat, hanya mengandalkan ingatan mengenai posisi-posisi warna.. saya pikir itu juga tidak mungkin. tapi video2 di yutub membuktikan bahwa banyak orang yang bisa blinfold, termasuk beberapa orang dari indonesia. saya mencoba dan sampai sekarang hanya bisa menyelesaikan satu layer (satu sisi teratur), setelah itu ingatan tentang warna lain hilang begitu saja.

setelah bosan, saya dapati ada yang lebih menyeramkan dari kubus rubik 3x3x3, yakni 4x4x4 dengan nama kode revenge. wow…. saya ragu bisa mengerti rubik revenge dalam waktu sebulan. lalu ada 5x5x5, 6x6x6, dan 7x7x7, juga 2x2x2. yang 4x4x4 saja harganya 175 ribu. cukup menguras kantong. kadang saya kesal sendiri dengan kubus yang sekarang saya miliki, kadang kadang pop (kotaknya terlepas keluar saat diputar dengan kecepatan tinggi) dan juga macet. tapi yang kubus 3x3x3 yang original harganya hampir 130 ribu. wah, lebih baik saya beli satu seri lengkap LOTR. belinya ditunda dulu. tapi kata banyak orang, rubik original tidak mudah pop, apalagi rusak, dan sering dipakai di lomba-lomba speedcubing.

jadi, dimana saya mendapatkan rubik? anda bisa mendapatkannya di toko mainan. mungkin yang dijual di sana harganya sekitar lima ribu sampai dua puluh. itu harga untuk kategori cepet rusak dalam satu-dua minggu. harga lima puluh ribuan untuk yang seperti milik saya, warnanya putih, plastik dan pegas yang lebih baik. dan di atas seratus ribu untuk rubik-rubik kelas atas, original, eastheen, V-cube, dan DIY (kebanyakan speedcuber pakai kelas ini). bila menginginkan yang original, bisa merujuk ke lapak rubik si virkill, salah satu cubesolver yang cukup berpengalaman dari indonesia. harga yang ditawarkan cukup murah, lebih murah dari harga aslinya.

yah, siapa saja bisa menyelesaikannya bila mau sedikit berusaha. dan prosesnya itu sungguh mengasyikkan. kita bisa bila kita pikir kita bisa, jadi, pikirkan saja bahwa kita memang bisa.


This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net

RSS latest post @ blog.pdft.net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 354,157 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji