Interview with 1Malaysian

tes… tes…

akhirnya ada bahan untuk ngapdet blog.

alkisah,  beberapa saat sebelum tulisan ini diposting, saya sedang bermain catur di chess.com. jujur, saya tidak pernah bermain kemudian menang di komunitas ini, selalu kalah waktu. moto saya : bermain dan kalah.

yah, saya memulai permainan dan lawan sya dipilih secara acak. pertama, saya bertanding dengan seseorang dari norwegia. belum apa-apa langsung kalah. saat memulai permainan baru, lawan saya adalah orang malaysia, dengan nick 1malaysian. aha! bisa jadi bahan observasi nih.

kami bermain pelan-pelan. dan saya memanfaatkan fasilitas chatting di chess.com

A (saya) : eh

B (1malaysian) : he.. bole mula…?

A : hei

A : malaysian?

A : apakah orang malaysia membenci orang indonesia? <ini pertanyaan orang bodoh, terlalu to the point>

A : ?

B : tidak … kami kan serumpun … kamu adalah saudar kami

A : baguslah

A : apakah kebanyakan kenalan anda membenci indonesia?

A :  dari daerah mana

A : NTB

B : NTB itu apa?

A : nusa tenggara barat

A : dekat dengan bali

A : apakah kebanyakan kenalan anda membenci indonesia?

B : Masih di jawa atau sudah belakang bali

A : sebelah timur bali

B : Saya pernah sampai bali … jadi NTB du pulau makasar ye ..? <jah… (;-_-)   makasar?>

A : bukan

A : saya di lombok

A : lihat saja peta

B : Lombok itu …masih jawa atau bugis

A : suku sasak

A : orang indonesia tidak membahas dan membeda-bedakan suku

A : anda memberi saya queen. <dia kasih gratis ratunya buat gw makan!>

A : apakah itu sengaja?

B : Iya pasti tu … sudah ngobrol .. kelalen <sengaja! dodol nih orang. jago>

B : Benar ka orang Indonesia membenci kami ? ganyang malaysia ! <tuh, marah dia>

A : beberapa

A : tapi saya tidak <munafik, hehehe>

A :🙂

A : alasannya, malaysia dianggap mengambil budaya indonesia, seperti reok ponorogo, batik, banyak lagi

A : bagaimana pendapatmu?

B : saya percaya antara kita masih ada yang sama … bahsa nya .. budaya nya … seperti saya .. 3 keturunan dari Jawa

A : alasannya agak masuk akal🙂

A : tapi saya rasa

A : jika malaysia memasukkan budaya indonesia dalam promosi pariwisata, sepertinya itu berlebihan

B : hampir 5 juta atau seperempat raayat Malaysia adalah keturunan jawa atau sumatera … jadi cara kami atau tarian kami ye sama … sebab kami keturunan dari sya 50 – 100 tahun dahulu ..

A : bukankah mayoritas malaysia punya budaya sendiri?

A : maafkan saya, saya mewawancarai anda dengan sikap netral.🙂 <sekarang saya netral loh>

B : promosi itu bukan di lakukan olen kerajaan malsia tapi oleh orang yang mahu adik dan kakak nya bersengkita.

A : oh

A : saya mengerti, kawan.

A : apakah anda mendapati ada kerabat anda yang membenci indonesia? ataukah hanya media yang membesar-besarkan bahwa kita saling benci?

B : Sekarang kita bisa berkomunikasi tanpa menguna bahasa penjajah … indah nya

A :🙂

A : apakah anda mendapati ada kerabat anda yang membenci indonesia? ataukah hanya media yang membesar-besarkan bahwa kita saling benci?

B : saya setuju … hanya media … kerana mereka nak menjual koran. Bapak Susilo juga setuju

A : yeah

A : nama asli saya, piko

A : salam kenal.🙂

A : saya pernah sempat benci kepada malaysia

A : tapi sekarang saya mengerti

B : Bapak Susilo di malaysia bulan Novenber .. dan beliau amat memahami kami <wow, SBY disebut-sebut terus. dia menghormati presiden kita>

GAME OVER – padfoot-tgz vs. 1Malaysia – 1Malaysia won on time (-127). Your new blitz rating is 1073. <argghhh, saya kalah lagee!!!!>

A : ah.. kalah😦

B : ya.🙂

A : kita bermain ulang?

B :  saya memahami.. sebab jiwa saya adalah jiwa kakek saya, kita serumpun.

habis dah…

jadi, itulah yang saya dengar dari salah satu penduduk malaysia yang sedang onlaen dan maen catur dengan saya di chess.com. pendapat saya pribadi, malaysia tetap salah menggunakan budaya indonesia. saya tetap tidak suka malaysia karena alasan ini.  tapi saya harus respect.  kita menghormati malaysia, malaysia menghormati kita. apakah harus menunggu? saatnya kita intropeksi diri kita, kawan.

4 Responses to “Interview with 1Malaysian”


  1. 1 fraxis 22 Desember 2009 pukul 2:03 PM

    nice…. kita serumpun (soalx ibu saya org melayu, master)
    apakah kita masih menggunakan pola pikir orde lama? ganyang malaysia?

  2. 3 Jiwa Membumi 23 Desember 2009 pukul 2:52 PM

    masuk blog Anda, saya langsung suka. Bole kita saling tertaut?

  3. 4 piko 24 Desember 2009 pukul 1:15 AM

    tentu saja, kawan.🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 316,687 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: