biar

lalala
biarkan aku mengetik
sajak tumbang pendek
tentang ini tentang itu
biarkan aku pura-pura tahu semua
dan sebentar sebentar lupa
hahaha
lalala

biarkan aku bernyanyi
seperti harpa bengkok menangis
dan sepuluh jari-jari yang pura-pura mahir
dengarkan dengarkan
kejujuran yang satu ini, tanganku apa adanya
hanya kali ini
karena aku tidak bisa memanjat pohon kedua
tempat harpa emas digantung

ho ho
biarkan aku bersembunyi di balik pintu
menikmati setiap ketukan, kejutan, dan tawa riang palsu
tak apa, mari kutunggu
ya ya
berpura-pura senang berdiri di sini
jam pasir harus dibalik terus menerus

hei hei
biarkan aku bermain di padang hati
layang-layang tak akan ku lepas
seperti yang kau pinta, seperti yang kau pinta
“hei, layang-layang ini tidak ada benangnya!”
ha, memang.
imajinasiku adalah benang yang panjang dan kuat
sangat panjang dan kuat

uh oh

namun senja kadang datang tergesa-gesa
bintang akan bertebaran, kecuali hujan menyapa
jadi biarkan aku berputar-putar sebentar
memandang jauh ke segala arah
berpura-pura kau ada di sana, di sana, dan di sana.
atau, kadang-kadang di sini.

0 Responses to “biar”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 316,997 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: