Arsip untuk Juni, 2010

de pe er sux!

saya dapat order bikin kartu asuransi dan dapatkan banyak data. untuk menghormati yang ngorder (bukan pemerintah, dpr, etc), saya sensor sebagian.

asuransi? ya ampun! jadi uang rakyat dibuang-buang untuk segelintir orang ini?

daftar nama yang saya dapatkan tidak sedikit, sangat banyak malah! jika dikalkulasikan, alokasi dana untuk segelintir orang ini tidak masuk akal!

anti kantong plastik

kalau pergi kemana-mana, saya selalu lewat ‘jalan belakang’. artinya, dari titik A ke titik B, saya menghindari jalan besar atau jalan raya. saya suka lewat jalan2 kecil rumah penduduk, meski jalannya berkelok2 dan jadi lebih jauh. saya menghindari asap kendaraan bermotor.

nah, setiap pulang pergi kerja, jalan yang saya pilih, melewati salah satu TPS (tempat pembuangan sementara), letaknya persis di samping jembatan di kota ampenan. bau? iya. bau tak masalah, saya bisa tahan nafas lewat sana. tapi yang bikin dada sesak, terlalu banyak sampah, terlalu banyak. kenapa terlalu banyak sampah? terlalu banyak manusia yang hidup kurangnya kesadaran masyarakat.

lho? kan sudah sadar, buangnya di tempat yang bener > TPS ini. bukan begitu maksud saya. terlalu banyak kantong plastik, sebagian besar dari sampah-sampah itu adalah kantong plastik.

silakan baca sejenak. disadur dari http://www.tunashijau.org/kantongplastik.htm

Tahukah Kamu?

1. Kantong plastik tidak dapat terurai dalam tanah hingga 100 tahun.

2. Mendaur ulang plastik membutukan energi 70% lebih sedikit dari pada membuat yang baru.

3. Kantong plastik sisa telah banyak ditemukan di kerongkongan anak elang laut di Pulau Midway, Lautan Pacific

4. Setiap tahun, plastik telah ’membunuh’ hingga 1 juta burung laut, 100.000 mamalia laut dan ikan-ikan yang tak terhitung jumlahnya.

5. Beberapa tipe kantong plastik telah dilarang beredar di Bangladesh, Taiwan, serta sebagian India, Australia dan Afrika Selatan.

6. Pajak/retribusi terhadap kantong plastik telah dikenalkan di Irlandia dan Denmark untuk mengurangi penggunaannya.

Isu-Isu:

Sumber Daya Alam:

Kantong plastik terbuat dari penyulingan gas dan minyak yang disebut ethylene.

Minyak, gas dan batu bara mentah adalah sumber daya alam yang tak dapat diperbarui.

Dampak Kantong Plastik:

Kantong plastik yang tak dapat digunakan kembali dan didaur ulang berakhir di lahan pembuangan atau sampah di tanah dan di laut. Plastik tidak dapat terurai, akibatnya jumlah sampah plastik di bumi ini terus meningkat setiap tahunnya.

Kantong plastik ringan dan anti lembab, karenanya sangat mudah melayang di udara dan mengapung di air, juga sangat mudah menempuh perjalanan yang jauh.

Sampah kantong plastik secara visual tidak menarik dan dapat memiliki dampak serius di wildlife, hewan dan saluran air.

Terjadinya banjir di perkotaan terjadi karena kantong-kantong plastik yang menutup saluran air.

Wildlife:

Sebagai konsekuensi berumur panjangnya plastik dan kemampuannya unuk menempuh perjalanan yang cukup jauh berpengaruh cukup serius terhadap wildlife.

Hewan-hewan dapat terjerat dalam tumpukan plastik.

Hewan-hewan laut seperti lumba-lumba, kura-kura, dan anjing laut menganggap kantong-kantong plastik tersebut makanan, kemudian merasa kelaparan hingga mati karena tidak dapat mencernanya.

Ketika hewan mati, kantong plastik yang berada di dalam tubuhnya tetap tidak akan hancur menjadi bangkai dan dapat meracuni hewan lainnya.

Kurangi dan Gunakan Kembali Kantong Plastik:

Usahakan untuk menggunakan alternatif kantong plastik seperti kantong dari kain, keranjang atau kotak kerdus. Jika harus menggunakan kantong plastik, usahakan untuk menggunakannya kembali sesering mungkin. Pastikan juga untuk membuangnya secara benar ketika kantong plastik tersebut sudah tidak dapat digunakan kembali.

Daur Ulang:

Daur ulang adalah cara tepat untuk memanfaatkan plastik-plastik yang sudah tidak terpakai lagi. Namun, program daur ulang membutuhkan tingkat infrastruktur yang tinggi dan pasar yang dapat menyerap produk-produk yang dihasilkannya.

Kantong plastik terbuat dari dua tipe plastik:

1. HDPE – High Density Polyethylene. Bahan ini membuat plastik tipis yang sering digunakan. Plastik ini dapat didaur ulang dan karenanya lebih baik dari LDPE.

2. LDPE – Low Density Polyethylene. Bahan ini digunakan untuk membuat plastik yang lebih tebal yang biasanya tidak dapat didaur ulang.

Di beberapa negara, daur ulang kantong plastik menjadi prioritas. Konsumen mengumpulkan kantong plastik HDPE ke tempat pengumpulan dan beberapa barang terbuat dari bahan daur ulang ini.

Tips untuk pedagang:

– Tawarkan alternatif kantong yang dapat digunakan kembali, seperti kantong dari belacu, keranjang, dan kotak kardus.

– Tanyakan konsumen terlebih dahulu, apakah membutuhkan kantong plastik, jika pembelian barangnya hanya sedikit.

– Latih karyawan untuk mengemas barang belanjaan yang dapat meminimalkan penggunaan kantong plastik.

– Awasi penggunaan kantong plastik secara berkala untuk mengukur tingkat pengurangannya.

– Sediakan tempat sampah khusus untuk daur ulang plastik.

Tips untuk Pembeli:

– Gunakan alternatif kantong yang dapat digunakan kembali, seperti kantong dari belacu, keranjang, dan kotak kardus.

– Gunakan kotak yang dapat digunakan kembali untuk penyimpanan dan pemindahan makanan dan minuman.

– Bawalah barang belanjaan yang kecil dengan tangan atau tas pinggang.

– Gunakan kembali kantong yang dibawa untuk belanja selanjutnya

– Campur barang belanjaan dari tempat yang berbeda ke dalam satu kantong.

– Ambil kantong-kantong plastik untuk daur ulang.

– Gunakan kembali kantong-kantong untuk penyimpanan makanan dan pakaian.

– Buanglah dengan benar segala kantong plastik yang tidak terpakai.

Kisah-Kisah Sukses:

– Pada Januari 2002, pemerintah Afrika Selatan mewajibkan pabrik-pabrik untuk memproduksi plastik-plastik yang lebih tahan lama dan lebih mahal untuk mengurangi pembuangan plastik – hasilnya, 90% pengurangan penggunaan kantong plastik.

– Irlandia menetapkan pajak 15 sen per kantong plastik pada Maret 2002 – hasilnya, telah terjadi 90% pengurangan penggunaan kantong plastik.

– Pada awal 1990, Aliansi Perempuan Ladakh dan kelompok masyarakat lainnya memulai kampanye sukses untuk melarang penggunaan kantong plastik di propinsi di Indian. Setelah kampanye tersebut pada 1 Mei diberlakukan ”Hari Larangan Plastik”. Australia, Canada, New Zealand, Philipina, Taiwan dan Inggris juga memiliki rencana untuk melarang atau mengenakan pajak terhadap penggunaan kantong plastik.

– Supermarket di seluruh dunia dengan sukarela mendorong pembeli untuk melupakan kantong plastik atau membawa sendiri kantong belanjaan. Hal ini dilakukan dengan menawarkan uang kembalian untuk tiap kantong plastik atau mengenakan biaya tambahan jika hendak menggunakan kantong plastik.

– Beberapa pabrik telah mengenalkan kantong plastik yang dapat terurai oleh mikroorganisme atau dapat dikompos. Kantong plastik ini terbuat dari zat tepung, polymers atau asam poly-lactic, dan tanpa polyethylene – namun yang menjadi penghalang adalah biayanya yang sangat mahal dan jumlahnya di pasaran yang kurang dari 1%.

– Penyelenggara Olimpiade 2000 Sidney, Australia, telah dapat mengumpulkan 76% sampah makanan di tempat olah raga dan perkampungan atletik yang menggunakan bahan yang dapat terurai secara alami juga kantong plastik yang dapat dijadikan kompos semudah makanan dan hal ini mengurangi kebutuhan untuk memilah sampah yang ada.

– Di Surabaya, 25 Februari 2009 digelar Plastic Bag Free Day yang dihadiri oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup Ir. Rachmat Witoelar. Pada program ini kementerian negara lingkungan hidup mengajak masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik.

Ambil Tindakan

Beberapa tindakan sederhana yang dapat dilakukan:

– Pikir dua kali untuk meminta kantong plastik jika barang belanjaan sedikit dan mudah dibawa.

– Sediakan kantong kain di rumah, kantor, sepeda motor dan mobil. Sehingga selalu tersedia ketika pergi berbelanja.

– Mintalah toko langganan untuk berhenti menyediakan kantong plastik secara gratis, atau tawarkan diskon untuk tidak menggunakan kantong plastik.

– Sarankan kepada anggota dewan kota setempat atau pemerintah kota/kabupaten setempat untuk mengenalkan peraturan pajak untuk penggunaan kantong plastik atau larangan penggunaan kantong plastik.

sadurannya sampai di sini.

jadi akhir-akhir ini saya selalu bawa ransel, kayak kura kura orang bilang. kalo ada yang tanya macam-macam, saya bilang ini buat bantal karena saya tidur dimanapun saya mengantuk. hehehe.

SAMPAH INDONESIA

semua orang seharusnya jatuh hormat sama pemulung, tanpa pemulung, sampah kita bakal amburadul. pemulung berperan besar dalam memisahkan jenis sampah tertentu. pemulung yang meladeni kemanjaaan kita karena tidak mau memisahkan sampah, mana yang plastik, mana yang organik, mana yang bisa dibakar, etc, tidak seperti jepang.

mari kita lihat perbebedaan sederhananyanya.
jepang : mengolah sampah
indonesia : mengumpulkan dan menimbun sampah

kok gitu? ndak percaya? saya pernah tanya sama seorang petugas baju kuning tukang nyapu-nyapu di setiap sudut kota (dibayar DPU kalau tidak salah). menurut keterangannya, sampah-sampah ini dikumpulkan ke TPS (salah satunya adalah yang dijembatan amenan tadi), setelah numpang di TPS, dibawa pakai truk ke TPA (tempat pembuangan akhir).

terus? terus?

ya udah. selesai. =,=

saya langsung teringat tempat megawati kampanye di pemilu lalu. ladang luas bergunung-gunung. sampah!

membuat mikroskop dengan teropong binokular

perhatian : yang saya lakukan adalah coba-coba, bisa jadi hasilnya berbeda jika anda yang lakukan.

halo.

kemarin, setelah keputusasaan saya dalam membuat teleskop refraktor buatan (berhasil, namun perbesarannya sangat mengecewakan, tidak jauh beda dengan teropong binokular saya, jadi saya bongkar lagi deh), saya mulai bermain-main lagi. kali ini tidak lagi coret-coret di kertas untuk hitung fokus, etc.

saya hanya bermain-main dengan lensa dan mendapatkan gambar sejelas ini > (btw, jangan di-zoom lagi) http://www.gigapan.org/gigapans/28204/

saya minta maaf sama semut yang saya bunuh. makasi bro, sudah korbanin nyawa untuk percobaan bego ini. >.<

syaratnya, anda butuh teropong binokular dan tangan yang usil. bongkar teropong binokular itu, entah mungkin caranya diputar2, dengan obeng (bila ada baut), atau snap-snap. anda akan dapatkan 4 lensa (2 okular, 2 cembung depan) dan beberapa prisma. tinggalkan prismanya dalam bodi.

ini susunan lensanya :

lensa okular
|—> jarak sekitar 15 cm, tapi relatif juga sih. anda harus coba-coba sendiri
lensa depan
lensa depan
lensa okular
objek —-> misalnya semut.
lapisan kaca
cahaya —> tau maksudnya kan? saya pakai senter. tumpukan ini dibantu dengan buku-buku dan penggaris.

coba sendiri jarak2nya sampai dapatkan gambar yang bagus dan fokus. lalu catat jarak antar lensa agar bisa digunakan kalo lain waktu mau dicoba lagi.

selamat mencoba!

maaf pic-nya segera menyusul (mimpi beli DSLR)

im not active on facebook

sebenarnya mau dikasih judul im quit from facebook. saya hampir melakukan ini, tapi tidak jadi karena beberapa hal.

pertimbangan pertama, saya menganggap akun ini seperti nomor ponsel. kalau ada yang mau hubungi saya lewat jejaring sosial ini, silakan. saya tidak menutup pintunya.

jadi, akun saya akan tetap aktif, tapi saya tidak pernah login lagi, kecuali ada pesan masuk (diberitahukan melalui email) dan ada undangan main catur online dari teman. 🙂

jika saya login, mungkin saja saya melakukan sesuatu (like, comment), tapi tidak dengan update status.

kenapa?
alasannya, bukan karena masalah privasi facebook yang buruk (ini terpikirkan juga sih. bayangkan, kita harus memikirkan terlebih dahulu sebelum memposting sesuatu, karena apa yang kita posting, itu bisa terlihat oleh semua orang yang menjadi teman kita. adik kita yang masih kecil atau teman sebaya kita, tidak ada bedanya), tapi karena saya sudah malas menggunakan jejaring sosial, tidak juga plurk, twitter, etc.

hmm. saya cuma merasa malas saja dan merasa tidak ada gunanya. jika saya login, yang saya lihat hanyalah status aneh-aneh, curhatan, laporan-setiap-lima-menit-sekali-kehidupan-seseorang, teks alay, dan lainnya. sebagian besar informasi tidak bermanfaat dan tidak ada hubungannya dengan saya.

pada diri banyak orang, saya melihatnya sebagai candu. ragu? tanyakan pada diri anda sendiri. selain bekerja di percetakan, saya kerja paruh waktu di warnet. dari fasilitas remote di server billing, saya bisa memantau apa saja yang dibuka pengunjung.

tebaklah. ya, anda benar, jawabannya facebook, facebook, facebook. candu ini bahkan lebih berat dari pada rokok. dan saya tidak mengerti mengapa orang-orang bisa terjerat sampai separah itu.

apakah dengan menulis posting ini berarti saya menyarankan anda untuk keluar dari facebook? *malu-malu bilang iya >.<

saya pernah membaca sebuah status, "apakah dengan tidak menggunakan facebook/twitter kita akan jadi kuper?". saya tertawa, saya rasa tidak. toh memang dari sononya saya kuper. 😛

hmm. malah jadi kepikiran, tau-taunya saya posting mikroblogging di wordpress ini sebagai pelarian. 😛

saya tidak menulis status lagi. gutbai pesbuk! 🙂

beginning python – from novice to professional

banyak membantu saya belajar python. 🙂

unduh

tolak penggusuran-pelebaran-jalan-secara-paksa

di pagi yang mendung itu, saya dipanggil ibu saya. masih pegang sikat gigi, saya menghadap. “eh, bilang itu sama masmu (kakak dan ibu saya tidak saling berbicara selama beberapa tahun meski tinggal serumah, jadi komunikasi musti pakai perantara). ada pelebaran jalan. setiap rumah diambil 1 meter dari jalan. jadi itu kamar digusur besok. pindah ke atas. bilang sama masmu.”

WAH!

saya : wah, kok gitu, buk? kan rumah kita-kita. itu sampai ujung jalan?

ibu : iya

saya : masak sih? ada ganti rugi?

ibu : ndak ada. semua tetangga juga dapat surat pemberitahuan.

saya : demo, buk. demo aja. demo. demo.

saya langsung seduh susu dan merenung, teringat cerpen putu wijaya yang berjudul demokrasi (yel-putu wijaya). tidak saya sangka cerpen yang pernah membuat saya tertawa ini, ternyata saya alami juga.

jalan sempit ini bernama gunung merapi, dan rumah ibu saya bernomor 269 (dari nomornya, sudah bisa ditebak jalan ini cukup panjang). meski sempit, cukup ramai dan sering macet (apa lagi kalau ada mobil). saya sudah tengok tetangga kanan kiri. mereka semua menolak penggusuran 1 meter ini. beberapa rumah bangunannya mepet dengan jalan, mosok merusak bangunan?

kembali ke sejarah. rumah ini murni hasil kerja keras kedua orang tua saya. dulunya kami mengontrak dan masih berbentuk rumah kuno yang rapuh. perlahan-lahan dibeli dan akhirnya lunas. saat masa berjaya wirausaha orang tua saya (reklame dan advertising elcika, hidup 1989-2003), kami menghancurkan rumah jelek itu dan menggantinya dengan rumah bertingkat dua yang disennya dibuat oleh ayah saya, sang arsitek. sayangnya, bagian atas tidak selesai benar karena ortu saya keburu cerai.

meskipun saya tidak tinggal di rumah itu, saya tetap merasa marah kalau ada pelebaran jalan secara paksa seperti itu, tanpa ganti rugi pula. kami (saya dan tetangga) bakalan demo anarkis kalo suara kami tidak didengar.


This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 342,240 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji