tolak penggusuran-pelebaran-jalan-secara-paksa

di pagi yang mendung itu, saya dipanggil ibu saya. masih pegang sikat gigi, saya menghadap. “eh, bilang itu sama masmu (kakak dan ibu saya tidak saling berbicara selama beberapa tahun meski tinggal serumah, jadi komunikasi musti pakai perantara). ada pelebaran jalan. setiap rumah diambil 1 meter dari jalan. jadi itu kamar digusur besok. pindah ke atas. bilang sama masmu.”

WAH!

saya : wah, kok gitu, buk? kan rumah kita-kita. itu sampai ujung jalan?

ibu : iya

saya : masak sih? ada ganti rugi?

ibu : ndak ada. semua tetangga juga dapat surat pemberitahuan.

saya : demo, buk. demo aja. demo. demo.

saya langsung seduh susu dan merenung, teringat cerpen putu wijaya yang berjudul demokrasi (yel-putu wijaya). tidak saya sangka cerpen yang pernah membuat saya tertawa ini, ternyata saya alami juga.

jalan sempit ini bernama gunung merapi, dan rumah ibu saya bernomor 269 (dari nomornya, sudah bisa ditebak jalan ini cukup panjang). meski sempit, cukup ramai dan sering macet (apa lagi kalau ada mobil). saya sudah tengok tetangga kanan kiri. mereka semua menolak penggusuran 1 meter ini. beberapa rumah bangunannya mepet dengan jalan, mosok merusak bangunan?

kembali ke sejarah. rumah ini murni hasil kerja keras kedua orang tua saya. dulunya kami mengontrak dan masih berbentuk rumah kuno yang rapuh. perlahan-lahan dibeli dan akhirnya lunas. saat masa berjaya wirausaha orang tua saya (reklame dan advertising elcika, hidup 1989-2003), kami menghancurkan rumah jelek itu dan menggantinya dengan rumah bertingkat dua yang disennya dibuat oleh ayah saya, sang arsitek. sayangnya, bagian atas tidak selesai benar karena ortu saya keburu cerai.

meskipun saya tidak tinggal di rumah itu, saya tetap merasa marah kalau ada pelebaran jalan secara paksa seperti itu, tanpa ganti rugi pula. kami (saya dan tetangga) bakalan demo anarkis kalo suara kami tidak didengar.

0 Responses to “tolak penggusuran-pelebaran-jalan-secara-paksa”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 317,557 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: