anti kantong plastik

kalau pergi kemana-mana, saya selalu lewat ‘jalan belakang’. artinya, dari titik A ke titik B, saya menghindari jalan besar atau jalan raya. saya suka lewat jalan2 kecil rumah penduduk, meski jalannya berkelok2 dan jadi lebih jauh. saya menghindari asap kendaraan bermotor.

nah, setiap pulang pergi kerja, jalan yang saya pilih, melewati salah satu TPS (tempat pembuangan sementara), letaknya persis di samping jembatan di kota ampenan. bau? iya. bau tak masalah, saya bisa tahan nafas lewat sana. tapi yang bikin dada sesak, terlalu banyak sampah, terlalu banyak. kenapa terlalu banyak sampah? terlalu banyak manusia yang hidup kurangnya kesadaran masyarakat.

lho? kan sudah sadar, buangnya di tempat yang bener > TPS ini. bukan begitu maksud saya. terlalu banyak kantong plastik, sebagian besar dari sampah-sampah itu adalah kantong plastik.

silakan baca sejenak. disadur dari http://www.tunashijau.org/kantongplastik.htm

Tahukah Kamu?

1. Kantong plastik tidak dapat terurai dalam tanah hingga 100 tahun.

2. Mendaur ulang plastik membutukan energi 70% lebih sedikit dari pada membuat yang baru.

3. Kantong plastik sisa telah banyak ditemukan di kerongkongan anak elang laut di Pulau Midway, Lautan Pacific

4. Setiap tahun, plastik telah ’membunuh’ hingga 1 juta burung laut, 100.000 mamalia laut dan ikan-ikan yang tak terhitung jumlahnya.

5. Beberapa tipe kantong plastik telah dilarang beredar di Bangladesh, Taiwan, serta sebagian India, Australia dan Afrika Selatan.

6. Pajak/retribusi terhadap kantong plastik telah dikenalkan di Irlandia dan Denmark untuk mengurangi penggunaannya.

Isu-Isu:

Sumber Daya Alam:

Kantong plastik terbuat dari penyulingan gas dan minyak yang disebut ethylene.

Minyak, gas dan batu bara mentah adalah sumber daya alam yang tak dapat diperbarui.

Dampak Kantong Plastik:

Kantong plastik yang tak dapat digunakan kembali dan didaur ulang berakhir di lahan pembuangan atau sampah di tanah dan di laut. Plastik tidak dapat terurai, akibatnya jumlah sampah plastik di bumi ini terus meningkat setiap tahunnya.

Kantong plastik ringan dan anti lembab, karenanya sangat mudah melayang di udara dan mengapung di air, juga sangat mudah menempuh perjalanan yang jauh.

Sampah kantong plastik secara visual tidak menarik dan dapat memiliki dampak serius di wildlife, hewan dan saluran air.

Terjadinya banjir di perkotaan terjadi karena kantong-kantong plastik yang menutup saluran air.

Wildlife:

Sebagai konsekuensi berumur panjangnya plastik dan kemampuannya unuk menempuh perjalanan yang cukup jauh berpengaruh cukup serius terhadap wildlife.

Hewan-hewan dapat terjerat dalam tumpukan plastik.

Hewan-hewan laut seperti lumba-lumba, kura-kura, dan anjing laut menganggap kantong-kantong plastik tersebut makanan, kemudian merasa kelaparan hingga mati karena tidak dapat mencernanya.

Ketika hewan mati, kantong plastik yang berada di dalam tubuhnya tetap tidak akan hancur menjadi bangkai dan dapat meracuni hewan lainnya.

Kurangi dan Gunakan Kembali Kantong Plastik:

Usahakan untuk menggunakan alternatif kantong plastik seperti kantong dari kain, keranjang atau kotak kerdus. Jika harus menggunakan kantong plastik, usahakan untuk menggunakannya kembali sesering mungkin. Pastikan juga untuk membuangnya secara benar ketika kantong plastik tersebut sudah tidak dapat digunakan kembali.

Daur Ulang:

Daur ulang adalah cara tepat untuk memanfaatkan plastik-plastik yang sudah tidak terpakai lagi. Namun, program daur ulang membutuhkan tingkat infrastruktur yang tinggi dan pasar yang dapat menyerap produk-produk yang dihasilkannya.

Kantong plastik terbuat dari dua tipe plastik:

1. HDPE – High Density Polyethylene. Bahan ini membuat plastik tipis yang sering digunakan. Plastik ini dapat didaur ulang dan karenanya lebih baik dari LDPE.

2. LDPE – Low Density Polyethylene. Bahan ini digunakan untuk membuat plastik yang lebih tebal yang biasanya tidak dapat didaur ulang.

Di beberapa negara, daur ulang kantong plastik menjadi prioritas. Konsumen mengumpulkan kantong plastik HDPE ke tempat pengumpulan dan beberapa barang terbuat dari bahan daur ulang ini.

Tips untuk pedagang:

– Tawarkan alternatif kantong yang dapat digunakan kembali, seperti kantong dari belacu, keranjang, dan kotak kardus.

– Tanyakan konsumen terlebih dahulu, apakah membutuhkan kantong plastik, jika pembelian barangnya hanya sedikit.

– Latih karyawan untuk mengemas barang belanjaan yang dapat meminimalkan penggunaan kantong plastik.

– Awasi penggunaan kantong plastik secara berkala untuk mengukur tingkat pengurangannya.

– Sediakan tempat sampah khusus untuk daur ulang plastik.

Tips untuk Pembeli:

– Gunakan alternatif kantong yang dapat digunakan kembali, seperti kantong dari belacu, keranjang, dan kotak kardus.

– Gunakan kotak yang dapat digunakan kembali untuk penyimpanan dan pemindahan makanan dan minuman.

– Bawalah barang belanjaan yang kecil dengan tangan atau tas pinggang.

– Gunakan kembali kantong yang dibawa untuk belanja selanjutnya

– Campur barang belanjaan dari tempat yang berbeda ke dalam satu kantong.

– Ambil kantong-kantong plastik untuk daur ulang.

– Gunakan kembali kantong-kantong untuk penyimpanan makanan dan pakaian.

– Buanglah dengan benar segala kantong plastik yang tidak terpakai.

Kisah-Kisah Sukses:

– Pada Januari 2002, pemerintah Afrika Selatan mewajibkan pabrik-pabrik untuk memproduksi plastik-plastik yang lebih tahan lama dan lebih mahal untuk mengurangi pembuangan plastik – hasilnya, 90% pengurangan penggunaan kantong plastik.

– Irlandia menetapkan pajak 15 sen per kantong plastik pada Maret 2002 – hasilnya, telah terjadi 90% pengurangan penggunaan kantong plastik.

– Pada awal 1990, Aliansi Perempuan Ladakh dan kelompok masyarakat lainnya memulai kampanye sukses untuk melarang penggunaan kantong plastik di propinsi di Indian. Setelah kampanye tersebut pada 1 Mei diberlakukan ”Hari Larangan Plastik”. Australia, Canada, New Zealand, Philipina, Taiwan dan Inggris juga memiliki rencana untuk melarang atau mengenakan pajak terhadap penggunaan kantong plastik.

– Supermarket di seluruh dunia dengan sukarela mendorong pembeli untuk melupakan kantong plastik atau membawa sendiri kantong belanjaan. Hal ini dilakukan dengan menawarkan uang kembalian untuk tiap kantong plastik atau mengenakan biaya tambahan jika hendak menggunakan kantong plastik.

– Beberapa pabrik telah mengenalkan kantong plastik yang dapat terurai oleh mikroorganisme atau dapat dikompos. Kantong plastik ini terbuat dari zat tepung, polymers atau asam poly-lactic, dan tanpa polyethylene – namun yang menjadi penghalang adalah biayanya yang sangat mahal dan jumlahnya di pasaran yang kurang dari 1%.

– Penyelenggara Olimpiade 2000 Sidney, Australia, telah dapat mengumpulkan 76% sampah makanan di tempat olah raga dan perkampungan atletik yang menggunakan bahan yang dapat terurai secara alami juga kantong plastik yang dapat dijadikan kompos semudah makanan dan hal ini mengurangi kebutuhan untuk memilah sampah yang ada.

– Di Surabaya, 25 Februari 2009 digelar Plastic Bag Free Day yang dihadiri oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup Ir. Rachmat Witoelar. Pada program ini kementerian negara lingkungan hidup mengajak masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik.

Ambil Tindakan

Beberapa tindakan sederhana yang dapat dilakukan:

– Pikir dua kali untuk meminta kantong plastik jika barang belanjaan sedikit dan mudah dibawa.

– Sediakan kantong kain di rumah, kantor, sepeda motor dan mobil. Sehingga selalu tersedia ketika pergi berbelanja.

– Mintalah toko langganan untuk berhenti menyediakan kantong plastik secara gratis, atau tawarkan diskon untuk tidak menggunakan kantong plastik.

– Sarankan kepada anggota dewan kota setempat atau pemerintah kota/kabupaten setempat untuk mengenalkan peraturan pajak untuk penggunaan kantong plastik atau larangan penggunaan kantong plastik.

sadurannya sampai di sini.

jadi akhir-akhir ini saya selalu bawa ransel, kayak kura kura orang bilang. kalo ada yang tanya macam-macam, saya bilang ini buat bantal karena saya tidur dimanapun saya mengantuk. hehehe.

SAMPAH INDONESIA

semua orang seharusnya jatuh hormat sama pemulung, tanpa pemulung, sampah kita bakal amburadul. pemulung berperan besar dalam memisahkan jenis sampah tertentu. pemulung yang meladeni kemanjaaan kita karena tidak mau memisahkan sampah, mana yang plastik, mana yang organik, mana yang bisa dibakar, etc, tidak seperti jepang.

mari kita lihat perbebedaan sederhananyanya.
jepang : mengolah sampah
indonesia : mengumpulkan dan menimbun sampah

kok gitu? ndak percaya? saya pernah tanya sama seorang petugas baju kuning tukang nyapu-nyapu di setiap sudut kota (dibayar DPU kalau tidak salah). menurut keterangannya, sampah-sampah ini dikumpulkan ke TPS (salah satunya adalah yang dijembatan amenan tadi), setelah numpang di TPS, dibawa pakai truk ke TPA (tempat pembuangan akhir).

terus? terus?

ya udah. selesai. =,=

saya langsung teringat tempat megawati kampanye di pemilu lalu. ladang luas bergunung-gunung. sampah!

5 Responses to “anti kantong plastik”


  1. 1 Reta 6 Agustus 2010 pukul 7:35 AM

    melihat bahaya2 yang ditimbulkannya, sudah saatnya kita mengurangi penggunaan kantong plastik.

    sudah punya tas baGoes? baGoes adalah solusi nyata untuk membantu mengurangi penggunaan kantong plastik. Selain bisa dilipat menjadi gantungan kunci, baGoes dapat mengganti hingga 1000 kantong plastik.

    info lebih lanjut mengenai tas baGoes bisa dilihat di http://shop.greeneration.org

    yuk sebarkan pengurangan penggunaan kantong plastik ini, untuk mendukung terwujudnya Indonesia tuntaskan sampah!🙂

    Salam,

    Reta Yudistyana
    Greeneration Indonesia


    Greeneration Indonesia
    green attitude green environment
    Kanayakan D 35 . Bandung 40135
    Jawa Barat – Indonesia
    Telp/Fax: +62-22-2500 189
    Email: info@greeneration.org
    Web: http://www.greeneration.org

  2. 2 piko 7 Agustus 2010 pukul 2:26 AM

    salut dengan toko online-nya. ^^

  3. 3 SEO consultants 5 Agustus 2013 pukul 7:39 PM

    Good day!
    Do you use Twitter? I’d like to follow you but couldn’t find the button!

  4. 4 konveksi tas 29 Juli 2015 pukul 4:41 AM

    First off I would like to say fantastic blog!
    I had a quick question that I’d like to ask if you don’t mind.
    I was curious to know how you center yourself and clear your mind before writing.

    I’ve had a difficult time clearing my thoughts in getting my
    thoughts out there. I truly do enjoy writing however it just seems like the first
    10 to 15 minutes are generally lost simply just
    trying to figure out how to begin. Any ideas or tips?

    Kudos!


  1. 1 apakah saya sendiri? « piko | personal web log Lacak balik pada 9 Desember 2010 pukul 4:20 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 317,317 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: