apakah saya sendiri?

kurangi penggunaan kendaraan bermotor. hemat listrik. hemat air. kurangi konsumsi makanan kemasan dan penggunaan kantong plastik.

tetapi…

alkisah, saya pernah berbelanja di minimarket dan menolak kantong plastik kasir. saya mengantongi belanjaannya, rada banyak sih. saat itu teman saya menyindir. saat saya mengemukakan alasan saya, dia bilang bahwa itu sama sekali tidak berguna, begitu juga kampanye lain, karena jumlah orang yang sadar tidak lah cukup (sangat jauh dari cukup) untuk menutupi kesalahan orang-orang yang tidak sadar.

“meski kamu sama sekali ndak pakai kantong plastik, ndak ngaruh, berapa sih banyak manusia di bumi?”

saya diam saja.

dia ada benarnya juga. saya naik sepeda juga ndak ngaruh, jutaan orang masih milih naik motor dan minyak bumi tetap laris bak kacang goreng. saya hemat listrik juga ndak ngaruh (kecuali untuk tagihan sendiri mungkin). dan lain lainnya. meski saya mati-matian untuk itu, ndak ngaruh juga buat sang bumi, karena itu cuma sekecil upil berbanding alam semesta. jadi apa gunanya? berapa orang sih di dunia ini yang mengerti dan masih melakukannya?

dan, apakah saya sendiri?

1 Response to “apakah saya sendiri?”


  1. 1 frxs 12 Desember 2010 pukul 11:00 PM

    pragmatis
    Paling nggak kita punya argumen kalo “nanti” ditanya soal bumi. Kita bisa cuci tangan dan tidak saling menyalahkan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 316,997 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: