mengapa saya tidak suka olah digital bitmap

yak, sering kali orang bertanya2, mengapa saya begitu ndak respek sama potosop/gimp. saya suka mencibir-cibir. saya lebih suka vektor. ini hanya isi pikiran dan pendapat pribadi,

  • pakai program olah bitmap itu susah (bagi saya). bahkan di lingkungan saya beredar mindset bahwa pinter potosop = pinter komputer. syukurlah. haha.
  • sebuah gambar bitmap olahan seringkali tidak langsung dibuat di program itu sendiri. pengguna mengambil dari source lain kemudian mengedit dan menambahkan. jadi tidak ada karya yang dibuat, hanya menambah dan mengedit.
  • seringkali olahan itu merusak informasi asli. dan saya benar-benar tidak suka.

apalagi menyangkut fotografi. oke, mari kita lihat dari sudut fotografi.

dari dulu, sebagus-bagusnya moment foto saya kalau dia blur atau jelek, saya masih bersikeras ndak mau pakai program olah digital. kenapa? karena itu memang kesalahan tangan saya (dan karena saya goblok pakai potosop).

dan karena rasa hormat saya sama kamera film. jujur, meski saya ngomong begitu saya belum pernah pegang dan menggunakan kamera film dengan kesadaran saya sendiri (dulu sih waktu kecil pernah, jepret ngasal pakai kamera film poket punya ortu dan ndak pernah lihat hasilnya).  orang jaman kamera film kalau motret butuh banyak waktu untuk belajar dan musti bersungguh2, itu baru tekniknya, belum lagi seni komposisi yang membuat foto ybs menjadi bermakna. dan setengah dari kebutuhan belajar itu saya rasakan saat pakai mode manual nikon d5000 ini, itu pun masih dibantu teknologi metering exposure-nya dan karena ini dijital (baca : bisa langsung main hapus). hasilnya? saya ndak pernah dapat poto bagus dan saya masih terus jepret2 pakai manual tok. cklak! cklak!🙂

memang sih, setiap fotografer punya alasan tersendiri mengapa mereka melakukan oldig pada foto mereka, apalagi kalau seorang pro. tapi kalau kejadian, seseorang memotret sebuah pemandangan dengan sekali auto jepret, lalu menghabiskan berjam2 di depan komputer untuk membuat foto itu menjadi wah kemudian mengapload di forum fotografi dan menunggu pujian komentar, wah. saya rasa, peran fotografi sudah disingkirkan. coba pikirkan sendiri.🙂

1 Response to “mengapa saya tidak suka olah digital bitmap”


  1. 1 ordinareez 15 Desember 2010 pukul 6:10 PM

    kalo menurut saya sih foto yang penting hasilnya bagus
    soal cara kan masing-masing ada seninya/susahnya. kalau emang cara tersebut mudah tapi hasilnya bagus, ya itulah teknologi😀

    lagipula tidak semua foto editan di-cap bagus semua, karena ada seninya *rekursip*


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 317,557 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: