hari ke-6 menggunakan debian

mengecewakan. dari sejak awal install saya mengabaikan sound device yang tidak berfungsi. setelah pasang repo dan mengunduh-pasang alsa, setelah reboot malah bengong ndak jelas. cuma kelip2 kursor di atas kiri layar monitor, berjam2.

debian = stable? huh!

*googling solusi

Iklan

5 Responses to “hari ke-6 menggunakan debian”


  1. 2 ordinareez 29 Desember 2010 pukul 3:33 PM

    biasanya sih stable = lambat updatenya

    sempet pake arch kan mas, dulu gini juga?

  2. 3 piko 30 Desember 2010 pukul 4:26 AM

    ndak, arch lancar jaya. tapi itu tadi, arch ndak cocok buat komputer non-konekinet.

  3. 4 amrinz 26 Januari 2011 pukul 2:19 PM

    di saya ok tuh lennynya
    cuma karena nginstall desktopnya manual, setiap scroll layarnya isi windownya kayak tv gangguan gitu, gak smooth …

    kenapa ya?

  4. 5 piko 27 Januari 2011 pukul 12:02 AM

    “artinya ketupang tidak berkah kalau poligami”
    *quoteoftheday


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net

RSS latest post @ blog.pdft.net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 348,238 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: