Tutorial Scribus

yoi, ini tulisan lama di wartalinux, sayang sudah tidak aktif. direpost disini untuk arsip. saya bahkan lupa bagaimana lanjutin tutorial ini.

Hmm, dengan apa versi pdf wartalinux dibuat? Infonya sudah nongol di rubrik paket. Adalah Scribus, sebuah aplikasi publising opensource yang cukup lengkap. Bukan OpenOffice? Dengan fitur export pdf-nya, OpenOffice memungkinkan kita membuat file pdf dari dokumen kita tapi sayangnya banyak kekurangan dan bug yang menyertainya. Maka kembali ke Scribus yang telah menjadi pilihan tepat. Selain mendukung PDF, Scribus bisa mengimport file gambar (tentu saja), SVG, Postscript, dan banyak fitur lainnya.
Scribus menekankan bahwa dirinya bukanlah sebuah ‘word processor’, tidak mengelompokkan diri dengan aplikasi officesuite lainnya. Tapi Scribus adalah sebuah ‘page layout’ program. Jika mencari perbandingan di Windows, mungkin Adobe Pagemaker adalah jawabannya. Apa yang bisa dibuat dengan Scribus, bisa apa saja tergantung kreatifitas dan imajinasi pengguna. Bisa kover CD, kartu ucapan, brosur, newsletter, koran, sampai poster. Pendek kata hasil Scribus adalah untuk diprinting (meski tidak semua, seperti pdf wartalinux), bukan untuk ditampilkan di website. Jadi, kita harus memperhatikan resolusi dan juga ketajaman DPI. Dalam pembuatan dokumen publising semacam ini, anda perlu memperhatikan hal-hal berikut.
– Penting untuk membuat sketsa layout atau paling tidak anda mempunyai gambaran untuk itu. Ini akan membantu bagaimana mengatur semua konten (tulisan, gambar, dan lainnya) dengan baik.
– Kumpulkan file gambar (dengan resolusi sebaiknya minimal 200 DPI) dan file yang mungkin diimport lainnya dalam satu folder. Dan jangan ubah letak file atau mengubah namanya sementara file dokumen scribus ini (berektensi sla) akan dibuka atau diubah kedepannya. Hal ini dikarenakan Scribus hanya membuat link ke file gambar, tidak seperti CorelDraw yang memasukkan semuanya dalam filenya sehingga ukurannya lebih besar.
– Tulis lebih dahulu teks-teks yang akan dimasukkan di editor lain dan kumpulkan dalam satu folder. Cek kesalahan-kesalahan yang terlihat. Akhirnya kita hanya perlu copy paste ke dalam area kerja scribus.
Kita mulai saja langsung. Diasumsikan anda telah menginstal Scribus dan aplikasi tersebut dapat berjalan dengan baik di sistem anda.
Misalnya anda akan membuat pdf yang agak serupa dengan wartalinux. Saat pertama menjalankan Scribus, akan muncul jendela dialog untuk konfigurasi dokumen publishing baru (atau bisa juga membuka dokumen yang sudah ada).

gambar1

Atur ukuran, margin, dan lainnya seperlunya. Klik ok dan tibalah di area kerja Scribus. Beberapa orang mungkin akan frustasi melihat interface ini; sangat-sangat asing. Adaptasi memang tidak mudah, tapi juga tidak sulit.

gambar2-besar

Pertama mungkin kita perlu menyusun sketsa dengan garis panduan. Tarik dengan drag n drop garis ruler yang ada di atas dan kiri ke area kerja. Untuk menghapusnya, drag kembali ke garis ruler. Bila butuh opsi properties untuk sebuah objek, tekan F2 dan jendela kecil akan muncul membantu anda.
Sekarang kita bisa menggambar dasarnya, misal seperti blok warna yang berbeda pada sampul setiap edisi wartalinux. Ada tiga pilihan untuk melakukannya. Menggambar dengan vektor di scribus (yang mungkin agak membingungkan), mengimport file vektor (SVG dan EPS), dan mengimport file gambar bitmap. Pilihan akhir terlalu tolol karena ukuran file pada akhirnya (misal diekspor ke PDF) akan membengkak tak karuan. Saya lebih memilih untuk membuat gambar vektornya dengan inkscape atau editor vektor lain, baru diimpor di scribus.

Sebelum bereksperimen, ada baiknya berkenalan lebih lanjut dengan alat-alat. Berikut kegunaan Toolbar di Scribus.

toolbar

Select Item > menggunakan kursor normal

Insert Text Frame > membuat frame untuk teks
Kini kita coba menulis teks judul. Klik ikon Insert Text Frame pada toolbar dan drag di area kerja sebesar area yang akan membatasi teks tersebut. Ketik sesuatu. Bila ingin mengubah ukuran dan lainnya, silakan berkomunikasi dengan kotak dialog Properties. Jendela ini lebih dari cukup untuk mengatur banyak hal.
Kita coba menulis sebuah paragraf. Lakukan hal yang sama seperti membuat frame judul tersebut. Ketikan sesuatu atau copy dari teks yang sudah disiapkan. Kita bisa mengatur rata teks, warna, ukuran, dan lainnya di kotak properties. Kolom juga bisa dibuat dengan mengatur ukuran dan posisi frame teks.

Insert Image Frame > membuat frame untuk file gambar
Sekarang masukan sebuah file gambar bitmap. Klik ikon Insert Image Frame dan drag ke area kerja sebesar area yang akan membatasi gambar tersebut. Bila gambar kebesaran atau tidak pas, anda bisa mengeditnya dengan GIMP. Klik kanan dan pilih edit images. Perubahan yang dilakukan akan berdampak pada file yang diimport.

Insert Table > membuat tabel
Setelah mengklik ikonnya, drag di area kerja. Sebelum tabel itu dibentuk, akan ditanyakan berapa jumlah kolom dan baris. Isikan form dan klik ok. Ukuran dan jarak bisa diatur dengan mengklik garis-garisnya.

gambar4

Insert Shape > membuat bentuk2 yang telah disediakan Scribus
Klik tanda segitiga di samping ikon untuk memilih bentuk lain.

gambar5

Insert Polygon > membuat bentuk teratur yang jumlah sisinya bisa kita tentukan.
gambar6

Insert Line > membuat garis
.
Insert Bezier Curve > membuat garis yang bisa diatur bentuknya (curve)
. Akan muncul kotak jendela Node yang membantu mengatur kurva yang ingin dibentuk.

gambar7

Insert Freehand Line > menggambar garis dengan bebas.

Rotation > memutar posisi objek
Klik objek lalu klik ikon. Klik dan tahan pada objek untuk memutarnya.

gambar8

Zoom in or Out > kaca pembesar

Linx Text Frame > membuat sebuah tulisan berlanjut di text frame lain.
Bila pernah baca koran atau semacamnya, pasti mengerti bahwa beberapa kolom yang satu tulisan, saling menyambung dan ukuran mereka selalu rapi. Kita bisa saja membuat beberapa teks frame terpisah menjadi kolom yang juga memisahkan tulisannya, tentunya itu agak merepotkan dan panjang tulisan sulit diatur. Fitur Link Text Frame mengizinkan kita untuk membuat sebuah teks dalam frame yang terlalu kecil untuknya, akan bersambung ke frame lain yang telah ditentukan. Spasi antar baris bisa diatur pada Kotak Properties > Text, lalu ubah angka pada Line Spacing.

gambar9

Unlink Text Frame > mengembalikan tindakan dari Link Text Frame

Measurement > menampilkan jarak dari kursor yang kita drag di area kerja.

Copy Item Properties > menyamakan aturan sebuah objek ke objek lain.

Eye Dropper > menyamakan warna dari objek lain.
Klik objek yang bersangkutan, lalu klik ikon dan klik warna di area kerja (objek lain) yang ingin ditiru.

Sampai di sini dulu pembahasan kita. Pada edisi selanjutnya, akan dibahas tentang jendela Properties yang serbaguna, memanipulasi halaman, membuat link (sebagai file PDF) baik ke halaman lain, maupun ke alamat internet, dan tip trick lainnya.

10 Responses to “Tutorial Scribus”


  1. 1 Black_Claw 29 Januari 2011 pukul 10:23 PM

    Ketimbang kamu menghabiskan tenaga buat ngikut the so called posting sampah ga jelas selama 2011, itu situs ilc2011 belon dikelarin.
    Coba, itu, blankon sudah ditinggalin padahal koneksi internet ada, begitupula wartalinux. Blog kaipang juga kosong padahal kamu yang diserahi sama ketupang buat ngatur konten.

  2. 2 piko 30 Januari 2011 pukul 9:41 AM

    jangan salah, saya ndak ninggalin blankon, lihat wiki. web ilc sudah saya susun, tinggal linking php dan upload, dan itu perlu waktu, bukan sekejap sejam dua jam. saya gak diam saja. postaday ada tujuan lain, jangan diangkat2.

  3. 3 Black_Claw 30 Januari 2011 pukul 5:31 PM

    Ngapain liat di wiki? Siapa saja bisa ngapling wiki.
    Tapi baiklah. Palet, 13 hari yang lalu. Dilaporkan warna ngelu. Noh. 13 hari.

    Tentang web ilc itu, gunakan alasan yang lain. I code, I know.

    Postaday tentu saja ada tujuan lainnya. Menghabiskan tenaga, menghabiskan spes, menambah kesulitan dorking, membahas sesuatu yang tidak benar-benar penting, dll.

  4. 4 piko 30 Januari 2011 pukul 5:40 PM

    benar, postaday tidak penting, tidak ada hubungannya dan itu urusan saya.

    tidak serta merta setiap hari saya bisa lakukan semuanya dan kalau ini masih dianggap bukan alasan, saya tidak tahu apa-apa lagi. saya sudah berusaha dan saya masih mau.

    blek ingat sendiri ketika saya coba angkat soal ilc waktu kopdar : santai saja. dan sekarang, kalau blek ingin kejar waktu, saya sudah sedang mengejar sejak kita berbincang di gtalk.

    biarkan saya kerjakan, beri waktu. tolong, pak.

  5. 5 Black_Claw 31 Januari 2011 pukul 1:12 AM

    Hush. Ini bukan kejar waktu. Jika sesuatu yang bisa multiplatform kopas add tag aplot perlu waktu lama, ada yang salah.

    Ultimate answer buat lari dari ini tentu saja: “kalau emang mudah, kerjain aja sendiri!”

    Yang berakibat ILC2011 diselenggarakan oleh satu orang, bukan komunitas.

    Sante bukan frozen. Kasih perubahan gradual yang terlihat. Ganti satu huruf, satu kata, satu apa saja. Itu sante.🙂

  6. 6 piko 31 Januari 2011 pukul 11:03 PM

    saya minta maaf, pak.

  7. 7 5 seo tips for wordpress ebook 9 September 2014 pukul 6:27 PM

    This article offers clear idea for the new users of blogging, that actually how to do
    running a blog.

  8. 8 bvgdgvghj 27 Mei 2015 pukul 11:58 AM

    uiyutytftguigytgytfru6d6


  1. 1 Tutorial Scribus « personal web log | penting ndak penting yang … - Cari Judul Skripsi, Makalah, Laporan Lacak balik pada 30 Januari 2011 pukul 1:27 PM
  2. 2 TUTORIAL SCRIBUS | nasrularpansa Lacak balik pada 23 Agustus 2013 pukul 11:19 AM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 317,391 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: