sarang yang nyaman

sebagai disklaimer, saya menulis ini tidak bermaksud untuk memojokkan atau memburuk-burukkan pns, hanya curahan hati yang gelisah.

dulu, kalau lihat mahasiswa-mahasiswa berdemo memenuhi jalan, saya kagum dan selalu ingin memotretnya. tapi sekarang, tidak lagi (tapi masih suka motret orang demo lho :)). bukannya saya hilang respek sama semangatnya, tetapi lebih kepada hasilnya.

soal kebobrokan birokrasi pemerintah, mereka boleh saja berdemo di DPR, di kejaksaan, berorasi menghadang barisan panjang kendaraan, dan memang iya, setidaknya suaranya akan didengar minimal oleh utusan humas dari lembaga yang didemo, ditambah publik bila aksi itu direkam media massa. tetapi sungguh, kami tak tersentuh, kami sangat nyaman meringkuk di kantor kami, tak ada yang berubah.

sekarang saya bekerja kontrak honor di bagian IT di instansi pemerintahan. enak? iya enak, karena saya dapat belajar banyak, langsung praktek di lapangan, betapa saya sangat beruntung. di sisi  lain saya kaget. dulu saya sering koar-koar, ‘ah, pns itu ndak mutu. korup mulu. malu jadi pns’. saya ngomong begitu karena mendengar dari orang lain, koran, tv. tapi sekarang saya duduk di kursi empuk, berkumpul dengan golongan pns dan melihat sendiri bagaimana uang2 mengalir deras, mengenal orang-orang yang cuek bebek atas batas moral dan angka2, dan banyak lagi!

saya sudah melihat cukup banyak untuk diceritakan dan saya akan menulisnya untuk postingan selanjutnya.

saya pernah bilang sama blek, “ah, malu pak jadi pns, makan uang negara, korup”

tapi beliau punya solusi yang berbeda, bukan berdemo habis-habisan atau berperang bersama KPK, tetapi, jadilah PNS! kalau sudah masuk pns, berkarir sampai dapat jabatan, kalah sudah dapat jabatan, dari sanalah mengubah apa yang ada di bawah.

tapi saya ndak tahu seberapa lama saya bisa bertahan duduk di kantor ini.🙂

4 Responses to “sarang yang nyaman”


  1. 1 frxs 30 April 2011 pukul 1:16 PM

    Ceritakan lebih banyak lagi! Saya mau dengar yg menyangkut masalah moral

  2. 2 lenterajiwaku 28 Mei 2011 pukul 12:24 PM

    kalau masuk ke lingkungan ini, walaupun dulu ‘mantan’ demostran, akhirnya idealisme nya terkikis oleh pengaruh lingkungan😀 ..

  3. 3 lenterajiwaku 28 Mei 2011 pukul 12:25 PM

    kalau masuk ke lingkungan ini, walaupun dulu ‘mantan’ demonstran, akhirnya idealisme nya terkikis oleh pengaruh lingkungan😀 ..

  4. 4 blue 30 Mei 2011 pukul 5:35 PM

    sangat setuju sama blek.
    tenang ko.. kamu pasti bisa!
    buktinya baru sebagai anak bawang saja kamu udah ngerubah kebiasaan buruk mereka dalam mengakses internet, gimana nanti kalo kamu jadi pejabat??!! ^_^
    pokoknya tetap luruskan niat, bulatkan tekad, satukan semangat!!😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 316,997 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: