bagaimana seorang pengusaha memandang instansi pemerintah?

alkisah saya pergi ke sebuah toko yang memegang tender untuk pengadaan ATK di kantor saya. saya membutuhkan beberapa CD kosong jadi atasan saya menyuruh saya mengambil 1 paket CD kosong berisi 100 keping CD. dengan senang hati.

di toko, saya langsung membuka segel dan mendapati bahwa CD-CD itu banyak yang berjamur, saya periksa satu per satu semuanya. ternyata lebih dari setengahnya sudah berjamur. saya langsung bilang ke pemilik toko, bisakah saya menukar paket CD ini dengan yang lebih baik, karena setengahnya sudah rusak, tidak mungkin bisa diburning lagi.

pemilik toko itu menolak dengan alasan segelnya saya yang buka dan mengalihkan perhatiannya ke pelanggan lain. wtf! saya memeriksa lagi untuk menghitung berapa jumlah CD yang kira-kira bisa diburning kemudian bertanya lagi ke orang lain di toko itu.

responnya sama, bahkan kami sempat berdebat. saya kira hanya karena saya bilang pengambilan CD ini ditanggung instansi A. dia bilang, uang negara itu banyak, tak seberapa dibanding 1 paket CD kosong.

saya benar-benar marah.

mereka pikir, pemerintah itu gudang uang yang isinya tinggal dikeruk. yah, memang iya begitu.

1 Response to “bagaimana seorang pengusaha memandang instansi pemerintah?”


  1. 1 rinnaite 30 Mei 2011 pukul 11:00 AM

    “yah, memang iya begitu.”

    SINI NAK KAMU KE PAJAK.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 317,317 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji

%d blogger menyukai ini: