Archive for the 'kehidupan' Category

Trip to Tiu Pupus – Tiu Kelep

Yah, saya pernah kesana bareng Blek, Mbak Yeni, aduhmaafkamanyasiapaya, dan Cepul. Waktu itu musim hujan, waktu yang salah untuk mengunjungi air terjun gede. Lupakan.

Mas Teguh datang ngegembel dari Dompu. Kaipang sempat kopdar meski hambar karena yang datang sedikit. Setelah membuat keputusan mendadak untuk ikut jalan-jalan ke kawasan utara Lombok, saya tidak menyesal esoknya.

Kami ke Tiu Pupus dulu sebelum ke Tiu Kelep, air terjunnya lumayan, lebih pendek dari Tiu Kelep, tapi lebih bagus dari Sendang Gile. Di sana sepi, hanya ada beberapa wisatawan lokal.

Kawasan Tiu Kelep banyak berubah, pohon-pohon tumbang, menyulitkan perjalanan ke air terjunnya. Ngomong-ngomong ada bule yang hampir celaka karena mencoba bermain-main dengan selokan air yang deras dan kami menyelamatkannya, Teguh jadi pahlawan. Kalau tidak, mungkin sudah terjebak di dalam terowongan air yang saya tidak tahu dimana ujung keluarnya.

Pendeknya, kami banyak makan-makan.

Pas pulang, saya sempat ditinggal begitu lama. Dikiranya saya sudah naik di belakang. Saya ketakutan karena terlantar di jalanan antah berantah antara Pemenang dan Senggigi yang tidak ada rumah penduduknya. Saya jalan kaki beberapa menit sambil memohon kepada siapa saja yang lewat agar mau mengangkut saya, sebelum akhirnya temannya si Teguh ini muncul sambil ketawa-ketiwi. Dia ngomong sendiri berkilo-kilometer tanpa menyadari saya tidak ada di belakangnya.

 

Iklan

Masa Kecil yang Diwariskan

Adalah Mr. D, umur 30<, seorang pegawai di kantor saya yang punya masa kecil yang dia tidak menyesal terkunci di sana, yaitu masa-masa dimana tokusatsu Kamen Rider dan anime jadul macam Saint Seiya masih tayang. Pengetahuannya tentang anime dan tokusatsu masa lalu cukup mengagumkan. Hampir setiap hari Mr. D menghabiskan seperempat bandwith internet kantor secara kontinyu untuk mengunduh berkas-berkas film tokusatsu dan anime, memenuhi ‘flashdisk dinas’ nya dengan film-film tersebut, memburning berkeping-keping CD untuk ditonton di rumah. Wota?

Haha. Bukan. Mr. D bahkan tidak begitu mengerti apa sebenarnya itu internet, tidak begitu paham apa itu komputer, tidak membaca manga, tidak punya koleksi khusus, bukan nerd, bukan geek. Tetapi yang bersangkutan menyelamatkan masa kecil anaknya yang masih kecil dan unyu dengan semua berkas multimedia yang dia unduh setiap harinya.

Saya sebagai admin yang baik, seharusnya memblokir dan membatasi bandwith komputer yang Mr. D gunakan. Namun saya pikir apa yang Mr. D lakukan ada benarnya, jadi saya membiarkannya. Saya yakin anime dan tokusatsu yang ada di masa kecil dulu, mempengaruhi sisi imajinatif otak kita. Fantasi itu benar-benarĀ menyenangkan untuk anak-anak, bukan sinetron busuk atau acara musik tidak jelas yang sekarang mendominasi kanal TV frekuensi bebas. Mr. D menyelamatkan anaknya, mewariskan masa kecilnya.

True story.

In Memoriam : MekBuk

Halo.

Kemarin saya diundang resepsi pernikahan sepupu saya. Belum selesai saya berpikir tentang peledakan populasi di keluarga besar saya akibat perkawinan-perkawinan yang mendadak, saya melihat sebuah iBook G4 dipajang di samping sound system acara resepsi tersebut.

Hahah, saya langsung terhenyak dan mengingat dengan cepat kenangan saya akan MacBook saya 3 tahun lalu. Well, saya bukan benar-benar Apple fanboy, saya tidak punya iMac besar, atau iPad atau kaos bergambar buah apel tergigit, tetapi saya sejujurnya saya mengagumi produk buatan mereka hampir dari segala segi.

Prosesor 1.3Ghz, RAM 512MB, IDE HDD 40GB, Mac OS X 10.4.x. Meskipun demikian jadul, saya tidak keberatan menukar netbook saya yang RAMnya sudah diupgrade dengan kotak putih yang manis itu. Dan saya pun yakin pemiliknya tidak akan berkenan.

Jadi, ini dia foto yang saya ambil.

Berikut foto kenangan saya bersama si Mekbuk, macbook white generasi 2.1. Diposting di sini sebagai penghormatan untuk mesin yang pernah menemani saya belajar banyak hal pada masa-masa SMA.

Yang kuning itu stiker, bahan yang sama yang dipakai untuk stiker simbol lalu lintas di jalanan. Stiker itu mengandung logam untuk pemantul cahayanya dan saya sangat tidak menyarankan untuk ditempel di lid laptop karena menyebabkan sinyal wifi berkurang drastis dan sering putus nyambung.

Mekbuk lepas dari tangan saya karena dirampok.

Dilema Colemak

adalah ketika saya sudah mulai lancar menggunakan komputer sendiri dengan keyboard colemak, tetapi ketika balik ke qwerty di komputer orang lain, saya mendapatkan banyak sekali typo dan kecepatan mengetik yang memalukan.

entah ini hanya masalah waktu atau benar-benar tidak bisa dikendalikan. šŸ˜¦

jam kerja main facebook?

sedikit proyek kecil. kalau coba2 buka facebook di kantor –>

sebuah server diaktifkan untuk http sekaligus DNS server (BIND) dengan domain facebook.com dan di mikrotik dibuat script terjadwal untuk mengganti DNS tersebut. šŸ˜›

update : kecuali bagian script terjadwal di mikrotik yang mengatur pergantian DNS, cara ini cocok untuk blokir permanen. penggantian DNS di mikrotik tidak langsung berpengaruh ke komputer klien. browser masih menyimpan dan menggunakan cache lama.

MENOLAK LUPA!

klik untuk perbesar.

gerakan ini dicetuskan oleh antitankproject di jogja. gambar diambil di jalan udayana, Mataram. tidak seperti poster2 menolaklupa yang disebar di tempat lain dengan cara difotocopy kertas kemudian tempel, wajah Alm Munir ini dipilox langsung dengan teknik cutting mal, sehingga permanen sampai pihak PU kota Mataram mengecat kembali.

barangkali poster2 ini tidak akan membantu mengangkat kembali kasus munir yang belum tuntas, tapi ia menjadi pengingat untuk kita bahwa keadilan di negara ini masih bobrok.

Cahaya Bulan (Ost. GIE) – Eross SO7 & Okta


This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net

RSS latest post @ blog.pdft.net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 357,351 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji