Posts Tagged 'BLD'

pyraminx blindfolded solving?

bosen main puzlle? pasti. habis, itu-itu saja. tapi saya yakin BLD pyraminx bukan termasuk dalam kategori itu-itu saja. sangat menarik dan menantang! yak, ngomong2 kemarin si pemilik blog sudah solve 4 kali. 🙂

petunjuknya dapat dari sini. apa sih? gak ngerti. sama, saya juga gak ngerti kalau gak mikir keras. mas abel cuma ngasih petunjuk dasar dan bahkan itu masih experimental. doh.

jika waktu memungkinkan, saya akan menulis tutorialnya yang lebih lengkap. janji.

nah, mengenai atmosfer komunitas puzzle indonesia, kok sekarang rada aneh. para petinggi NSA sudah jarang nongol di rubikku, juga para member angkatan awal. terlebih pasca Wicaksono Adi meninggalkan NSA (karena ada suatu masalah dan masalah lain, saya turut bersedih). saya menyatakan turut berduka dan semoga mas wicak cepat sembuh dan segar dari masalah2, skripsi selesai, dan kembali nongol di rubikku.

Sub 4 – Rubik’s Cube Blindsolving

Rubiks Blindfolded Solving dengan metode M2 (Edge)

dipersembahkan untuk cuber indonesia, khususnya keluarga rubikku.

dear all,

setelah lama berkutat dengan old pochmann (yang sangat mudah dipahami namun membuat pegal jari-jari), akhirnya saya mulai belajar M2, yang membingungkan namun eksekusinya jauh lebih cepat.  sampai saat ini, dengan old pochmann saya masih sub 6 dan  PB saya 4.32.03. akurasi masih sangat rendah, 70 persen DNF. meskipun masih goblok, saya tetap memaksakan diri pahami M2 (belajar dari situsnya pak stefan dan sedikit tambahan dari video tutorial mas wicak, terima kasih untuk keduanya).

sebagai catatan, saya menggunakan oranye di depan dan kuning di atas, dan untuk corner, saya masih menggunakan old pochmann corner.

dan satu lagi, saya lebih mendahulukan mengeksekusi edge, kemudian corner. jadi tutorial ini lebih diaplikasikan untuk itu. jika anda punya urutan eksekusi berbeda, anda bisa lihat pilihan berbeda di video mas wicak.

KONSEP

perbedaan mendasar dengan old pochmann, adalah M2 tidak menggunakan algo permutasi. sesuai namanya, gerakan utamanya adalah M2. jika anda masih bingung dengan apa itu gerakan M, silakan lihat notasi dasar.

ilustrasi

letak buffer-nya bukan di UR (Up-Right), tetapi di DF (Down-Front) menembak ke UB (Up-Back). dengan setup move, kita akan membawa sasaran ke UB.

SETUP MOVE

efek samping dari penggunaan M adalah kita tidak boleh menggunakan gerakan yang mengubah piece-piece di M saat setup move maupun undo setup move selesai dilakukan. silakan lihat daftar.

FR
DR
BR
UR
U R U’ M2 U R’ U’
U R2 U’ M2 U R2 U’
U R’ U’ M2 U R U’
R’ U R U’ M2 U R’ U’ R
FL
DL
BL
UL
U’ L’ U M2 U’ L U
U’ L2 U M2 U’ L2 U
U’ L U M2 U’ L’ U
L U’ L’ U M2 U’ L U L’
RU
RF
RD
RB
x’ U’ R U M2 U’ R’ U x
x’ U’ R2 U M2 U’ R2 U x
x’ U’ R’ U M2 U’ R U x
l U’ R’ U M2 U’ R U l’
LU
LF
LD
LB
x’ U L’ U’ M2 U L U’ x
x’ U L2′ U’ M2 U L2 U’ x
x’ U L U’ M2 U L’ U’ x
r’ U L U’ M2 U L’ U’ r

sebenarnya tidak perlu menghafal semua di daftar ini, undo setup bisa dengan intuitif.

secara umum, penggunaan setupmove-M2-undosetupmove hanya digunakan untuk piece selain di M. untuk piece yang terletak di M, ada algo tambahan lagi (ini salah satu alasan saya menunda-nunda belajar M2 dari dulu, memahami algo memang menjemukan, tapi kalo udah diluar kepala, wow…. ndak nyesel dah).

SASARAN PADA M LAYER

Untuk M layer, ada algo tersendiri. ayo semangat makan algo ini, gampang kok. =))

FD dan DF = buffer

UF = U2 M’ U2 M’

FU = FE  RUR’ E’ RU’R’ F’ M2

UB = M2

BU = F’ D R’ F D’ M2 D F’ R D’ F

BD = M2 D R’U R’U’ M’ URU’ M R D’

DB = M U2 M U2

SASARAN M PADA LANGKAH GENAP

ini lebih membingungkan lagi (saya butuh waktu agak lama untuk memahaminya). jika kita melakukan shoot pertama (ganjil), maka saat akan melakukan (akan, berarti belum dilakukan) shoot kedua (genap), kita akan mendapati centernya terbalik atas bawah. nah, karena terbalik, maka saat melakukan shoot piece yang ada di M, kita harus memikirkan letak kebalikannya dan mengeksekusi algo kebalikannya.

PENGECUALIAN UNTUK UB DAN BU.

kalau belum ngerti, silakan lihat gambar (dari mas wicak). jika, langkahnya genap, algonya harus kita ganti dengan algo yang dipasangkan garis beranak panah tersebut.

algo langkah genap

algo langkah genap

saya kira, di bagian inilah yang sering membuat saya DNF dengan M2. tapi saya yakin, jika sering-sering latihan, DNF bisa diminimalisir.

PARITY

seperti old pochmann, tergantung total cycle. ganjil parity, genap no parity. urutannya adalah, eksekusi edge-eksekusi algo parity (jika parity)-eksekusi corner.

GANJIL >>> maka kita akan mengambil kesimpulan bahwa akan ada parity, yaitu center putih ada di atas dan kuning ada dibawah, dan sedikit kekacauan lain.

algo parity-nya adalah U’ F2 U M2 U’ F2 U

sudah rapi, tapi hei! UL dan UB tertukar!

karena saya menggunakan old pochmann, anda pasti tahu maksudnya. jika kita melakukan permutasi corner dalam jumlah ganjil, maka UL dan UB akan tertukar. posisi yang sekarang dibuat demikian untuk mengatasi keadaan itu. jadi nanti akan tertukar kembali, karena jika cycle edge berjumlah ganjil, pastilah corner ganjil.

GENAP >>> syukurlah… =))

nah, selamat bermigrasi ke M2. =))

Blindfold…. Sumpah, saya ndak ngintip dan saya bukan calon the master


This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net

RSS latest post @ blog.pdft.net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 348,304 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji