Posts Tagged 'buku'

Dua Tangis dan Ribuan Tawa – Dahlan Iskan

Ini bukan review. Terlalu bagus buku ini, terlalu cemerlang Pak Dis.

Syukurlah Lombok Post merupakan bagian dari JPNN (Jawa Pos National Network) jadi saya bisa membaca tulisan-tulisan dari Pak Dahlan Iskan sejak masih jadi CEO Jawa Pos sejak saya masih SMA. Tapi tidak setiap hari. Saya tidak berlanggan koran dan tidak setiap hari saya memungut koran di kantor atau pergi ke perpustakaan provinsi.

Dan karena selama ini saya selalu beli buku fiksi apa pun itu, maka belanja-belanja kali ini saya memilih Dua Tangis dan Ribuan Tawa – Dahlan Iskan. Saya pernah baca sebagian catatan Ganti Hati di koran, tapi belum baca satu pun CEO Note sejak Pak Dis menjabat sebagai CEO PLN. Sekarang tulisan Pak Dis sudah masuk musim manufacturing hope (sebagai Menteri BUMN). Bagaimana isinya?

Luar biasa. Tidak salah SBY menunjuk Pak Dis sebagai Menteri BUMN. Tidak salah banyak orang menginginkan Pak Dis jadi presiden (meski pun beliau sendiri pernah menolak). Tidak salah saya memilih buku ini, malah menyesal tertinggal sekian banyak, menyesal tidak membaca/membeli dari dulu. Tidak salah orang-orang berpendapat negara ini butuh lebih banyak orang seperti Pak Dis. Jika saja setiap Menteri seperti Pak Dis, Indonesia bakal maju seperti Jepang. Tidak salah andai-andai ini diungkapkan! Saya tidak berlebihan, lho.

Tulisan Dahlan Iskan bahkan bisa dibaca gratis (selain di koran) di http://dahlaniskan.wordpress.com (terima kasih pramudyaputrautama untuk blog Pak Dis yang keren). Cukup lengkap dari dulu. Tapi saya lebih memilih membeli bukunya, begitu juga Ganti Hati nantinya, hitung-hitung sebagai koleksi.

Selamat membaca. 🙂

Iklan

bug di buku pram?

saya sudah baca yang pertama dan sekarang sedang baca anak semua bangsa. ada satu hal yang tidak saya mengerti, yaitu surat-menyurat melalui kapal.

diceritakan panji darmawan yang ikut dalam perjalanan ke belanda bersama annelies mengirim surat kepada minke di surabaya (yang kelihatannya dikirim secara teratur dan berkali2, melaporkan perkembangan annelies) dari kapal. aneh kan? naik kapal laut ke belanda itu kan lama, terus ngirim suratnya gimana? pakai burung? atau dititip di kapal lain? atau dititip di pelabuhan terus diangkut sama kapal lain? atau ada mejik? saya masi bingung.

*lanjut baca.

update : ternyata di poskan di setiap pelabuhan, salah satunya port said *baru googling. bug? ya enggaklah, cuma saya yang goblok.

update : annelies tewas di nederland. *uhuk uhuk

bacaan minggu ini : ngeh

tadi lagi jalan2 di perpustakaan daerah sambel petantang petenteng bawa kartu anggota baru, sebentar-sebentar dicium-cium, baunya masih baru. btw saya adalah blacklist perpusprov NTB karena pernah menghilangkan buku dan denda ratusan ribu. sangat paradoks karena saya juga pernah mendapat penghargaan anggota terbaik tahun 2007, meminjam buku terbanyak, ratusan buku dalam setahun (hadiahnya buku juga yang kalau ditumpuk hampir setinggi dada saya pada waktu itu). jadi, mendapat kartu anggota baru adalah hal yang sangat membahagiakan. kata mau cari buku bumi manusia, eh malah dapet ini. btw, di perpusprov ada banyak buku baru, termasuk semua karya pram. tapi buku bumi manusia ndak ada, mungkin dipinjam, padahal seri lain ada 2-3 buku jumlahnya. cepat juga, seminggu lalu  lihat di bookland, di sini sudah nongol.

jadi, ngeh [bukan cerpen, tapi kumpulan esai] ini adalah pinjaman pertama saya setelah 2 tahun jadi ex-buronan perpus. baru ambil dari rak saya langsung buka halaman tengah-tengahnya, di bagian sinetron indonesia langsung saya baca secepat kucing berlari. kesimpulan kilat : great!

tau gak, sebenarnya putu wijaya itu nulisnya ngalor ngidul ndak jelas seolah asal nulis, tapi kalau dibaca baik2, ini ngalor ngidul ndak jelas yang sangat berbeda dan mentowel-towel hati dan pikiran kita. prediksi saya buku ini habis dalam 1 minggu lebih. kok? baca santai dong.

review? enggak. karena (1) saya belum selesai membacanya dan (2) saya tidak pandai menulis review. nanti sajalah.

btw lagi, ini kartu perpusprov bisa dipakai buat ngenet gratis, 1 jam dengan komputer perpusprov, 3 jam untuk hotspot dengan komputer sendiri. kecepatannya lumayan untuk akses imel sewaktu-waktu, lagi pula kecepatannya tidak mengecewakan.

24 wajah billy

saya pernah mampir ke sebuah toko buku dan melihat buku berjudul 24 wajah billy di etalase, sebuah novel yang diangkat dari kisah nyata oleh daniel keyes. harganya lumayan. tapi saya mengurungkan niat untuk membeli dan mencari ebook-nya di internet. yang saya temukan agak berbeda, berjudul pertarungan jiwa billy, pengarang yang sama. dilihat dari judul aslinya, dua buku ini jelas berbeda, mind of milligan dan the milligan wars

silakan unduh ebook-nya kalo mau lihat-lihat

saat baru sampai di bab ‘kerasnya anggur penjara’, saya memutuskan untuk membeli bukunya, toh berhubung saya belum punya novel psikolog. saya menemukan dua buku itu ada di toko buku. pertarungan jiwa billy lebih murah setengah harga dari 24 wajah billy dan saya rasa isinya sama banyak. saya pilih yang pertama karena lebih murah.

pendapat saya? mungkin bakalan pusing baca kisahnya karena semua seperti dokumentasi dan sebentar-sebentar nama tokoh (jiwa pemeran billy) berubah-ubah, tapi sumpah, ini keren. dan ternyata pertarungan jiwa billy ini cuma sekuel dari 24 wajah billy. saya langsung kecewa dan beli buku ‘yang bener’.

ini dia, saya scan mentah-mentah. terbitan qanita-mizan

swiss army sudah usang, uh 😦

guru bahasa saya bilang kemampuan saya menulis sinopsis cukup buruk. jadi tulisan di bawah ini kopas.

24 Wajah Billy adalah buku yang berisi kisah nyata William Stanley Milligan yang memiliki kepribadian majemuk. Buku ini dibuka dengan terungkapnya kasus perkosaan 3 orang wanita di Ohio State University. Berdasarkan kesaksian dari para korban akhirnya kepolisian setempat berhasil menangkap pelakunya yang bernama Billy Milligan. Dalam proses penyiapan persidangan dari para pengacaranya akhirnya terungkap bahwa Billy memiliki kepribadian majemuk dan beberapa dari kepribadian tersebut melakukan tindak kriminal tanpa diketahui oleh pribadi-pribadi lainnya. Dengan alasan inilah para pengacaranya berusaha membebaskan Billy dari segala tuduhan dengan dalih ketidakwarasan akibat kepribadian majemuk.

Dalam buku ini dikisahkan bagaimana pribadi Billy yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang buruk menjadi rapuh dan terpecah-pecah akibat menyaksikan ayah kandungnya bunuh diri dan mengalami pelecehan seksual dari ayah tirinya. Satu persatu pribadi terbentuk dan muncul sesuai keadaan yang dialami Billy:

– Billy, pribadi inti yang rapuh,
– Arthur sang pemimpin, pria Inggris yang selalu rasional,
– Ragen yang akan muncul jika Billy dalam keadaan bahaya,
– Allen yang manipulatif dan pandai bicara,
– Tommy, ahli melepaskan diri dari ikatan apapun,
– David, anak laki-laki berusia 8 th penanggung rasa nyeri,
– April, wanita dengan satu ambisi yang membunuh ayah tiri Billy,
– Adalana, wanita lesbian yang pemalu dan haus cinta,
– Philip si penjahat brutal,

Total kepribadian yang dimiliki Billy diketahui sebanyak 24 kepribadian! Kepribadian ini secara bergantian memasuki kehidupan Billy, awalnya kesemuanya diatur oleh pribadi Arthur yang menentukan siapa-siapa saja yang akan muncul, namun ada kalanya terjadi masa kacau-balau di mana pribadi-pribadi tersebut muncul di luar kendali Arthur dan mengacaukan kehidupan Billy.

Ketika Billy menjalani perawatan di Athens Mental Health Center lambat laun kepribadian Billy terfusi melebur menjadi satu pribadi utuh yang dinamai Sang Guru, yang memiliki nyaris segenap ingatan yang utuh tentang Billy.

Keyes menuliskannya dengan teliti dan tekun dengan menghabiskan dua tahun bersama Billy Miligan, dan telah mewawancarai keluarga, dan beberapa dokter dan petugas medis yang pernah merawat Billy.

pikiran pertama saya, pendapat saya, dan kesimpulan-kesimpulan saya hampir sama seperti anggapan awal tokoh perawat yang mendampingi billy, bahwa billy cuma bersandiwara. tapi ya ampun, kalo dibaca terus saya jadi takluk juga. =.=

saya maksain diri mandang dari sudut orang indonesia asli, pasti bilangnya, “eh, kesurupan, kesurupan!”. lalu saya membanding-bandingkan dengan novel lain. saya berani bilang dan brown kalah (genrenya memang beda sih), tapi tidak untuk da vinci code, yang lain sux. saya bisa belajar beberapa hal soal fusi di sini. keren.

apakah saya menyarankan anda untuk memasukkannya ke dalam daftar-wajib-baca anda?

iya.

Digital Fortress, A Novel with Unscientific Science

wah…copas lagi deh. saya ingin menulis sesuatu tentang digital fortress, novel dan brown yang lain, tapi nggak jadi setelah baca tulisan dari bosan.or.id ini. kalo kita tahu sedikit tentang komputer dan internet (seperti saya) novel ini bener-bener keren, tapi setelah baca di bawah ini maka novel keren ini jadi kelihatan bodoh sekali. selanjutnya adalah tulisan dari bosan. Lanjutkan membaca ‘Digital Fortress, A Novel with Unscientific Science’

Review : Laskar Pelangi The Movie

Ini pertama kalinya saya menonton film yang baru keluar dengan cara yang legal. Biasanya saya nonton dari dvd bajakan yang pinjam di teman. Tapi film ‘Laskar Pelangi’ ini saya tonton di semacam ‘bioskop. Sebenarnya bukan bioskop, cuma auditorium Universitas Mataram yang disulap di sana sini. Lembaga yang mengadakan acara adalah pihak Pertamina, lagi promosiin oli fastronnya yang lengket, sekaligus sebagai sponsor. Berapa beli tiketnya? Oh, saya dapat gratis. Tiketnya diberi oleh Wakasek kesiswaan di sekolah saya, frxs juga dapat. Kata bu wakasek, tiket ini hadiah dari dirinya pribadi untuk kami karena berhasil di olimpiade teknik di Bali. Senang bukan main memang. Lanjutkan membaca ‘Review : Laskar Pelangi The Movie’


This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net

RSS latest post @ blog.pdft.net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 354,157 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji