Posts Tagged 'menulis'

aduh, saya tidak bisa menulis

ndak bisa nulis? lho, ini kan ngeblog?

maksud saya menulis tangan. sepanjang hari sepanjang tahun ketak ketok keyboard doang, beginilah jadinya. kemarin saya ngirim paket di kantor pos, lupa mencantumkan alamat. biasanya saya print dan tempel. tapi yasudahlah, terpaksa nulis pakai tangan. dan waktu itu, pokoknya = aduh kikuk dan tulisan saya seperti orang yang baru belajar menulis. 😦

dulu tulisan saya bagus kok, ndak cakar-cakar ayam banget. tapi seiring waktu saya kaget sendiri, semua berubah tanpa saya sadari langsung. lihat-lihat buku catatan, semua ditulis dengan kecepatan tinggi, yang mana hasilnya hancur dan saya sendiri kesulitan membaca. doh.

bagaimana ya dimasa depan? mungkin anak2 di masa depan diajarkan menulis dengan sebuah papan keyboard kecil, bukan sebatang pensil dan kertas. saya kira, rasanya sebuah file yang hidup di atas kode biner lebih efektif dari pada kertas yang menghabiskan pohon-pohon di muka bumi. saya setuju itu. tapi apa iya budaya menulis tangan akan hilang? mudahan tidak. *kok bisa bilang gitu padahal tangan sendiri sudah kagok. huah!

Bonus dari Kolomkita.com

wah…wah… saya tidak menduga dapat hadiah dari kolomkita.com. saya pernah menulis beberapa cerpen untuk kolomkita dan ternyata salah satunya berhasil masuk juara harapan. Cerpennya berjudul Bukan Ismail. saya pikir cerpen ini tidak begitu bagus. tahulah, pendapat setiap orang berbeda. mungkin karena banyak komentar tentang cerpen saya. meski hanya juara harapan, saya tetap senang karena dapat hadiah seratus ribu, ditambah bonus lima puluh ribu buat beli lensa kacamata yang pecah. Bagi anda yang suka menulis, jangan sungkan menulis di kolomkita, entah itu cerpen, puisi, atau esay, siapa tahu dapet hadiah seperti yang saya alami.

Menulis = Makan

Menulis itu seperti makan? Mungkin saja. Sayangnya, dalam analoginya kita selalu kenyang, jadi sepertinya menulis itu sulit dilakukan. Terserahlah, ada yang bilang sulit ada yang bilang mudah. Saya bilang menulis itu sulit kalau lagi kenyang, atau dengan kata lain nggak ada mood. Kalau kalau ada mood, mengalirlah dengan tergesa-gesa kata-kata amburadul di atas keyboard. Masalahnya adalah, bagaimana caranya agar kita selalu lapar atau selalu ada mood untuk menulis? Masalah kedua adalah pencarian ide. Saya sendiri merasakan sulitnya mencari ide yang menarik untuk saya tulis, konflik yang menarik atau alur cerita yang keren. Bahkan orang berbakat sebagai penulis pun adakalanya ia kesulitan dalam hal ini. Bagaimana caranya? Saya punya tip dan ini sudah berhasil untuk saya. Lanjutkan membaca ‘Menulis = Makan’

Sayembara Cerpen Islami HMJKPI IAIN Mataram : I am winner again!

Waktu itu hari senin, hati saya masih mengambang-ambang karena baru pulang dari Bali memenangkan olimpiade teknik 2008 pada mata lomba web design. Pagi itu tidak upacara karena sekolah hanya mengadakan upacara 2 kali sebulan, selang-seling.  Saya berjalan masuk ke kelas, dan teman-teman saya menyambut saya dengan antusias dan merayu saya untuk mentraktir mereka karena mereka tahu saya dapat banyak uang dari kemenangan itu. Piala yang saya bawa—mau disimpan di sekolah—dibawa bergilir di tangan teman-teman saya. Rasanya sulit menjaga agar kepala saya tidak bertambah besar. Lanjutkan membaca ‘Sayembara Cerpen Islami HMJKPI IAIN Mataram : I am winner again!’


This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net

RSS latest post @ blog.pdft.net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 348,301 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji