Posts Tagged 'poet'

lupa mati

tuan kira tuan sendirian
tuan lupa kami-kami, mereka, tuan lupa semua
tuan juga lupa tuhan
padahal daging kami sama dengan tuan, dicipta sama
satu dari kami mati, tuan yasinan
esok tuan kembali lupa
atau barangkali pura-pura lupa kemana kami pamit
satu lagi dari kami mati, tuan berkabung duka
esok tuan kembali terbahak-bahak
menantang hari esok
dan karena hari ini giliran tuan, kami rasa tak apa bila kami segera lupa akan tuan
yang kami ingat hanyalah filosofi tuan, yang mati biarlah mati
dan harta benda tuan yang kami rebutan
biarlah adil kan tuan, biarlah demikian
kecuali yang terjebak di senja hari, hidup terlalu sebentar untuk ingat ajal.
mereka tidak tahu. mereka tidak tahu.

h.a.l.t.e

awalnya

setiap tarikan nafas

setiap hela

aku lupa

setiap sesak yang kutimbun bersama angin malam

tetesan darah yang tersiakan

atau lembaran surat yang dibatalkan

seharusnya aku lupa

jadi

di sinilah aku menarik langkah, kawan

menggulung semua yang sudah terulur

membenarkan yang kusut menyambung yang putus

(meski kau kacaukan lagi pada akhirnya)

menyimpan rapi dendam dan benci di sudut hati

seperti rak buku

dan berdiri di sini seperti sedia kala

seperti yang kau suka

seperti tiada yang tiada

sia-sia

tapi tak apa

semua baik-baik saja

dan aku menunggu di jalan kuno

tempatku bermula

mari, kawanku yang baik

tentang kehampaan hidup
dan rute yang salah
aku tidak ingkar

kau pernah lihat ini
angin malam adalah saksi
jadi kita sepakat saja
telunjuk di depan bibir kita
biarlah menjelma teka-teki
dan lupakan bersama waktu
dua
atau tiga kali
tak akan terulang kembali
aku janji

mari kita berdiri di sana
angkatlah tiraimu topengmu
ayo kita berlari kencang
dan tertawa lagi
tak apa terjatuh
akan kubantu bangkit
dua
atau tiga kali
tak akan terulang kembali
aku sumpah

mari, kawanku yang baik
aku sudah membukakan pintu
lekaslah melangkah
tak akan kuhapus apa yang kita tulis
tak akan kucerca
tak akan kusentuh
janji

jujur saja
aku merajut harap
kita berjalan di rel yang sama
selama mungkin
hingga di ujung penantian

tinggi

ambilkan, pintamu

maka kupetik yang tertinggi

apapun itu

yang hilang

di bawah hujan dan aroma tanah
jalan setapak tak lagi berdebu
semua kaki-kaki akan basah
tapi kata itu tak kunjung menghampiri
tidak lagi
dan dunia kembali kering

di bawah langit malam
dan redupnya cahaya bebintangan
ku torehkan asa
seperti bintang jatuh
dari sirius ke acturus
tidak panjang
tapi orang bilang, tidak juga pendek
selalu begitu
tapi sapa itu tak kunjung datang
tidak lagi
dan ufuk fajar kembali menyapu perlahan

di bawah naungan si cabang banyak
terberkatilah daun-daunnya yang sejuk
dan akar-akarnya yang kuat
sampai musim berakhir
dan tunas terakhir mencuat sebagai bunga
tanya itu tak ditanyakan lagi
tidak lagi
dan yang hijau layu ke coklat

dan sekarang
di bawah atap yang kubangun sendiri
mimpi-mimpi yang kurakit sendiri
dari benang-benang yang kutarik dari jantungku sendiri.
menjalin seperti sarang labah-labah
kata-kata itu hidup
berdengung lebah
bernyanyi setia

tapi itu hanyalah bayangan
dari hari-hari panjang yang telah lalu
yang aku ingat sedang kau tidak
yang aku ingat sedang kau tidak
yang aku ingat sedang kau tidak

tentang sahabat (atau apapun sebutannya)

di titik ini aku mulai

merambah seperti akar pohon willow

mengalir deras namun tenang seperti sungai anduin

bertiup seperti angin, ke segala arah

rumput-rumput yang tak pernah terinjak pun tahu

bahkan gembala pohon yang tua dan pemurung tahu

matahari, bulan, bintang, semua tahu

begitu juga kalian

tapi aku belum selesai

kemana aku akan pergi, bila ada yang kutuju?

apa yang akan kuperbuat, bila ada yang kudapat?

kepada siapa aku berkata-kata, bila ada yang mendengar?

tak ada

tak pernah

jangan pernah

diamlah, pinta kalian

maka raguku tumbuh pada kalian

biarlah aku berdiri pada kakiku sendiri

berjalan pada langkahku

tidak dekat kalian

tidak sentuh kalian

tidak ada kata-kata

hanya bayang-bayang

di samudra malam

di bawah sinar bintang-bintang

dan aku tidak pernah ragu akan diriku sendiri

hingga aku lupa dimana titik aku memulai semua ini


This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net

RSS latest post @ blog.pdft.net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 348,304 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji