Posts Tagged 'puisi'

lupa mati

tuan kira tuan sendirian
tuan lupa kami-kami, mereka, tuan lupa semua
tuan juga lupa tuhan
padahal daging kami sama dengan tuan, dicipta sama
satu dari kami mati, tuan yasinan
esok tuan kembali lupa
atau barangkali pura-pura lupa kemana kami pamit
satu lagi dari kami mati, tuan berkabung duka
esok tuan kembali terbahak-bahak
menantang hari esok
dan karena hari ini giliran tuan, kami rasa tak apa bila kami segera lupa akan tuan
yang kami ingat hanyalah filosofi tuan, yang mati biarlah mati
dan harta benda tuan yang kami rebutan
biarlah adil kan tuan, biarlah demikian
kecuali yang terjebak di senja hari, hidup terlalu sebentar untuk ingat ajal.
mereka tidak tahu. mereka tidak tahu.

Pemuda dan Mimpi

barangkali nyenyak memang
namun terulang lagi seperti yang sudah-sudah
disebutnya terlalu
kami ini pemuda-pemuda yang tersiksa oleh impian sendiri
sesuatu yang tak habis namun tak semu
tangan-tangan kami kotor
otak kami tak cukup kenyal
diseruduk hasrat hingga muncrat
kami menjura kami merangkak
kami gagal, kadang-kadang sambil memeluk waktu
dan menangis untuk diri kami sendiri, berharap mati muda

o kawan barangkali kamu bakal tertawa lagi
macam melihat kami mengejar ekor sendiri
silakan
masalahnya, kami sudah terlanjur bertaruh untuk semua ini

orang di ujung jalan

orang di ujung jalan ini
yang hidupnya bergantung pada lampu merah hijau kuning
katanya padaku bangga meninggi
terlalu berharga hidup ini bilamana tak berdusta
demi jasadnya yang masih hangat
dalam demi recehan yang sangat berharga tak seberapa
mudah buat aku terperangah kagum
karena matanya yang pekak itu tidak benar-benar buta
rasa iba yang tidak dijual di toko-toko

hilang makna

dan kemudian kita berpura-pura lupa dikarenakan jiwa-jiwa kita yang lemah oleh arus dan waktu yang tak sudi dicurangi siapa pun, tak juga Tuhan barangkali

rumput yang bergoyang balik bertanya mengapa tak engkau taklukan saja dirimu sendiri?

aku diam tak menjawab

hujan

berikan padaku pagi mendung abu-abu
maka kulipat hari seperti selimut
hingga senja datang terburu-buru
bebintangan digelar sejumput sejumput
di sini aku berdiri berbohong
bahwa hujan tidak turun tadi pagi

buku

di sela-sela putaran semesta
kuharap bukuku habis lebih dahulu
hingga ku tak perlu tahu halaman terakhir bukumu

senjang

di antara kita
bukan persahabatan yang mengikat
tetapi kebisuan tak berujung
seperti paku-paku di dinding


This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 342,240 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji