Posts Tagged 'smanda'

Catatan Akhir Sekolah

Masa sekolah saya sudah selesai, begitu juga masa remaja. Fiuh, cepat sekali semuanya berlalu.
Waktu saya berpas-pasan dengan teman sekelas saya di jalan (dua minggu setelah pengumuman kelulusan) dia berteriak memanggil. Dia bilang, buku rapot (atau rapor, atau report (laporan) atau apa kata yang benar? Tertulis ‘laporan hasil belajar’) milik saya belum diambil dan guru menitipkan padanya. Dia tanya kenapa saya tidak pernah datang ke sekolah, setidaknya mengurus tetek bengek kelulusan. Saya bilang saya sakit. Hohohoho.
Saya mengambil laporan hasil belajar saya di rumahnya dan hasilnya mengejutnya. Tiga lembar kertas itu dinodari empat angka enam. Yang pertama, bahasa Inggris. Di bagian praktek listening, saya menghancurkan semuanya dengan sukses. Rasanya lebih baik saya disuruh menerjemahkan sebuah buku dari pada mendengar suara cempreng dan tak jelas dari kaset tua. Lalu Matematika, well, di sini tidak ada keraguan. Dan Seni! Saya kan orang yang memahami seni! Pak Bambang Waskito, sang suhu seni di sekolah saya menorehkan angka enam lima.
Saya ingat kata-katanya, dia bilang karya saya (menggambar dengan metode pointing) adalah yang terbaik dan dada saya melambung. Tapi karena saya sering bolos pada kelasnya, dia akan memberikan nilai terendah kecuali saya mau menyumbang sebuah bingkai kayu plus kaca untuk memajang karya-karya siswa di dinding sekolah. Saya tidak bermaksud mengabaikan janji soal bingkai lukisan itu, tapi saya melupakannya dengan sukses pula. Pak Bambang menepati janjinya, angka enam lima. T_T.
Dan yang terakhir kewarganegaraan. Saya ingat saya pernah membuat masalah dengan guru mata pelajaran ini, hasilnya seolah-olah kami musuh bebuyutan. Akibatnya memang fatal. Tapi sungguh, di luar itu saya adalah warga negara yang baik. 😀
Kembali ke laporan hasil belajar, pada halaman terakhir tertulis di bagian Kegiatan Ekstrakurikuler = Kosong.
Mereka lupa (atau tidak tahu?) bahwa saya pernah jadi paskibra kota mataram.
Ketidakhadiran (ditulis Ketidak Hadiran, itu ejaannya salah :D)
Sakit = 0
Izin = 0
Tanpa Keterangan = 0
Ha! Jika dihitung dengan cermat, lebih dari empat puluh hari selama satu tahun saya tidak masuh, campur sari namun didominasi oleh ‘tanpa keterangan’. Sempat dipanggil bimbingan konseling dua kali dan sebuah surat panggilan orang tua yang ditandatangani kepsek. Wah, rupanya saya gagal jadi siswa baik-baik tahun ini.
Kepribadian
Kelakuan = baik, suka menolong teman (hei hei, saya tidak punya teman buat ditolong)
Kerajinan/Kedisiplinan = baik, ikut aktif dalam kegiatan yang diadakan sekolah (sejak naik kelas dua, saya absen dari paskib dan tercatat sebagai salah satu siswa dengan record telat sekolah tertinggi)
Kerapian = Baik, pakaian seragam selalu bersih, buku catatan juga rapi (baju rapi? Itu benar, tapi buku catatan saya paling amburadul)
Kebersihan = Baik, penampilan menarik (saya tidak pernah mengerti. Semua orang tau saya tidak mengerti bagaimana mengikuti mode atau cara menyisir rambut yang benar)
Catatan Wali kelas = kosong
Kelulusan : Lulus/Tidak Lulus
Pihak sekolah tidak mencoret salah satu, jadi saya mengambil bolpoin dan mencoret kata lulus.

Iklan

Sayembara Cerpen Islami HMJKPI IAIN Mataram : I am winner again!

Waktu itu hari senin, hati saya masih mengambang-ambang karena baru pulang dari Bali memenangkan olimpiade teknik 2008 pada mata lomba web design. Pagi itu tidak upacara karena sekolah hanya mengadakan upacara 2 kali sebulan, selang-seling.  Saya berjalan masuk ke kelas, dan teman-teman saya menyambut saya dengan antusias dan merayu saya untuk mentraktir mereka karena mereka tahu saya dapat banyak uang dari kemenangan itu. Piala yang saya bawa—mau disimpan di sekolah—dibawa bergilir di tangan teman-teman saya. Rasanya sulit menjaga agar kepala saya tidak bertambah besar. Lanjutkan membaca ‘Sayembara Cerpen Islami HMJKPI IAIN Mataram : I am winner again!’

Olimpiade Teknik UNUD Bali : I am Winner!

Alhamdulillah, yes…yes…yes… Hanya itu yang saya ucapkan ketika pengumuman lomba Olimpiade Teknik 2008 UNUD Bali dibacakan. Nama saya disebut pada urutan kedua pada mata lomba web desain yang berarti saya meraih juara 2. Si fraxis dapet juara 1 (dia berhak masuk Universitas Udayana tanpa tes). Kami girang sekali. Prediksi fraxis benar, kami akan menang karena script-script kami yang keren. Kami saling bantu. Fraxis memberi saya script-script yang bagus dari javascript collector, sedang saya memberinya sedikit desain yang tidak begitu bagus dan sedikit animasi flash. Tidak sia-sia kami berjuang semalaman sampai jam 12 menghafal script dan latihan menyusun layout web. Lanjutkan membaca ‘Olimpiade Teknik UNUD Bali : I am Winner!’


This blog has been discontinued. All the contents, and new posts can be found at blog.pdft.net

RSS latest post @ blog.pdft.net

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Indonesia Linux Conference 2011

stats

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Counter Powered by  RedCounter

hits

  • 354,157 hits


This blog is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported License.
pejuang mimpi tak ingkar janji